Kerajinan Bedug Magelang

0 443

Bedug buatan pengrajin di Kecamatan Grabag, Magelang masih menjadi salah satu yang dilirik masjid-masjid di Indonesia. Bahkan, bedug tersebut sudah merambah sejumlah negara. Pemilik sentra kerajinan bedug “Barokah Agung”, Khuzaemadi, mengatakan, meski mengalami penurunan penjualan, namun bedug buatannya masih diminati.

Lokasi Sentra Pembuatan Kerajinan Bedug

Di kediamannya di Dusun Bleder, Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag, Magelang. Dirinya terjun ke usaha pembuatan bedug sekitar tahun 1991 sesaat setelah dia dan keluarganya ditimpa kerugian dari bisnis jual beli sapi. Seluruh harta benda milik keluarga Khuzaemadi habis, yang tersisa hanya rumah satu-satunya yang kini ditempati. Ada tetangga warga Dusun Canggalan, Desa Ngasinan, Kecamatan Grabag yang meminta tolong untuk dibuatkan bedug dari kayu canggal (pokok kayu). Kayu itu gabungan pohon kanthil dan kenanga, hanya ada satu itu, tidak ada lainnya.

Berawal dari pengalaman membuat bedug tersebut, Khuzaemadi terus menekuni usahanya itu. Kini, dia memilih menggunakan bahan baku kayu sengon laut merah. Bahan baku tersebut, kata dia, tidak ada di Magelang sehingga dia harus membeli dari luar daerah. Salah satunya dari Yogyakarta. Sedangkan kulit yang digunakan berupa kulit sapi dari lokal Magelang.

Bahan baku bedug khusus menggunakan kayu sengon laut merah karena memiliki kualitas yang lebih bagus dibanding jati dan kayu munggur. Selain itu, kayu ini juga memiliki keistimewaan dapat mencapai ukuran atau diameter belasan meter dan lebih lunak. Dalam pembuatannya, satu bedug mampu mencapai waktu setengah hingga satu bulan. Tergantung dari ukuran bedug, semakin kecil ukurannya maka semakin cepat waktu penyelesaian.

Namun demikian, waktu pengeringan satu kayu bahan baku bedug lebih lama dari waktu pembuatan. Paling tidak membutuhan waktu 5-8 bulan agar kayu benar-benar kering dan mampu mengeluarkan warna suara yang bening, lembut dan merdu.

Langkah Membuat Bedug

Pertama-tama sedikan dulu bahan dan alat yang dibutuhkan dalam proses pembuatan bedug.

  1. Kayu ( bisa kayu jati, mahoni, atau yang lainnya )
  2. Kulit sapi atau kerbau kering
  3. Alat pertukangan seperti gergaji, pahat, paku, lem, dll.
  • Pertama-tama serut dulu kayu yang sudah di sediakan lalu bentuk menyerupai lingkaran dengan dimeter yang di inginkan, biasanya bedug234.com menggunakan dimeter 70cm, 100cm, 125cm, dan 150cm. bedug234, pengrajin bedug rohmatulloh
  • Setelah jadi seperti ini, kemudian siapkan kulit yang sudah direndam ( perendaman kulit biasanya memerlukan waktu satu sampai dua hari ), dan pasang pada kedua sisi bodi bedug dengan di paku. Untuk lebih jelasnya lihat gambar di atas. Lalu jemur di terik matahari langsung,
  • Setelah kering kemudian dicat sesuai keinginan kita.
  • Tinggal proses kedua, membuat dudukan bedug dan pemukulnya.

Source Kerajinan Bedug Magelang Bedug Buatan Grabag Magelang yang Mendunia
Comments
Loading...