Sentra Kerajinan Sangkar Burung Di Ponorogo

0 416

Kerajinan Sangkar Burung

Desa Ketonggo merupakan sentra kerajinan bambu dengan berbagai item terutama sangkar burung. Usaha rumahan tersebut sudah ditekuni warga Desa Ketonggo sejak puluhan tahun silam. Salah satu pengrajin sangkar burung yaitu Miseri. Proses pembuatan sangkar burung di Desa Ketonggo memang dikenal sejak dulu dan ternyata proses pembuatannya mulai dari nol (barang belum jadi) berada di Desa Ketonggo.
Dia menerangkan usaha kerajinan sangkar burung bukan hanya ditekuni oleh orang tua saja, tetapi hampir semua pemuda di Desa Ketonggo rajin dan menggantungkan kehidupannya kepada sangkar burung. Hingga saat ini tercatat sekitar 100 KK di Desa Ketonggo yang menekuni usaha pembuatan sangkar burung atau kurungan (Bahasa Jawa).
Pak Miseri yang juga Ketua Kelompok Pengrajin sangkar Burung ‘Langit Biru’ menuturkan produk sangkar burung dari Desa Ketonggo saat ini mampu menembus pasar nasional, mulai Yogyakarta hingga pulau Dewata Bali. Produksinya pun mencapai ribuan setiap bulannya.
Dalam pembuatan sangkar burung menggunakan bahan baku bambu apus, kayu sengon laut, tampar agel dan rotan. Agar hasil sangkar bertambah bagus maka perlu ditambah asesoris seperti mahkota, kaki, gantungan dan thangkringan (tempat pijakan burung).
Selera pasar akan sangkar burung cenderung berubah-ubah. Apalagi pasca lomba. Pasti ada sangkar burung yang menjadi trend saat itu. Biasanya pada finishingnya. Pada bagian atas sangkar ada lukisan yang menjadi simbol trend. Seperti Naga, Arwana, Phoenix, Jatayu dan sebagainya, yang biasa dilukis secara halus dengan menggunakan airbrush dengan berbagai Ukuran mulai 40 cm 70 cm diameter 2mm 3,5mm.
Para pengrajin sangkar burung di Desa Ketonggo saat ini mengaku kekurangan permodalan. “Kami saat ini sangat membutuhkan dukungan modal usaha untuk mengembangkan usaha kerajinan sangkar burung ini,” keluhnya.
Source Sentra Kerajinan Sangkar Burung Di Ponorogo Sentra Kerajinan Sangkar Burung Di Ponorogo
Comments
Loading...