Batik Kopi Kreasi Baru Pembatik Muda Bondowoso

0 272

Batik Kopi Kreasi Baru Pembatik Muda Bondowoso

Guna melestarikan budaya batik, para anak muda pengrajin batik tulis di Desa Sukosari Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso, selalu menciptakan kreasi motif dan warna baru untuk batiknya, salah satunya adalah Yosi. Tahun 2018, rumah produksi batik lumbung tamanan menciptakan motif baru dengan nama batik kopi. Nama batik kopi terinspirasi dari jargon Kabupaten Bondowoso yakni Bondowoso Republik Kopi.

Proses pembuatannya, hampir sama dengan pengrajin batik tulis pada umumnya. Mulai dari proses sketsa, proses canting, pemberian warna, sampai proses pelurutan sisa membatik. Namun kelebihan batik lumbung tamanan dibanding batik lainnya, terletak pada proses produksi cepat, serta hasil warna cerah dan tidak cepat pudar.


Batik kopi sendiri adalah gabungan motif daun kopi muda, pecahan biji kopi, serta cangkir berisi kopi panas yang masih mengeluarkan asap. Ketiga motif digabung sedemikian rupa sehingga tercipta kain batik dengan corak kopi di semua sudutnya.

Pembatik muda tamanan Sofiah mengatakan, untuk proses menciptakan batik kopi, dirinya mengalami berbagai kendala dalam pembuatan sketsa. Dimana beberapa cangkir yang dibuat sebelumnya tidak berbentuk cangkir, namun sangat mirip dengan bentuk mangkok.

Untuk harga, batik lumbung menawarkan harga yang sangat terjangkau. Batik berbahan kain sutra dibandrol dengan harga Rp 1 juta, sedangkan untuk kain katun hanya dijual dengan harga Rp 5 ratus ribu saja. Selain wilayah Jawa Timur, pemasaran batik di gerai ini telah mencapai berbagai kota besar di Indonesia. Seperti Semarang, Jogyakarta, Bandung, hingga Jakarta.

Source http://pojokpitu.com http://pojokpitu.com/baca.php?idurut=61046&&top=1&&ktg=J%20Tapal%20Kuda&&keyrbk=Rehat&&keyjdl=batik
Comments
Loading...