Celengan Dari Batok Kelapa Di Bangli

0 323

Celengan Dari Batok Kelapa Di Bangli

Bagi kebanyakan orang, batok atau tempurung kelapa biasanya hanya diolah menjadi arang. Namun tidak bagi Ni Nengah Metri, warga Banjar Sribatu Desa Penglumbaran, Susut, Bangli. Dengan kreativitas yang dimilikinya, ibu rumah tangga ini sukses menyulap batok kelapa menjadi kerajinan tangan bernilai ekonomi tinggi seperti celengan berbentuk aneka jenis binatang.

Metri mengaku sudah mengolah batok kelapa sejak 2002 lalu. Awalnya pengolahan batok kelapa menjadi kerajinan tangan ini bermula dari coba-coba. Ketika itu dia melihat ada banyak tumpukan batok kelapa yang terbuang percuma di rumahnya. Muncul kemudian ide menjadikan batok kelapa tersebut menjadi kerajinan tangan.

Karena bentuknya unik, celengan batok kelapa berbentuk jerapah tersebut kemudian coba dijualnya di sebuah art shop milik saudarannya di Gianyar. Hasilnya, banyak turis yang berminat. Bersama suaminya, Metri pun akhirnya menekuni kerajinan ini.

Selain berbentuk jerapah, ada juga celengan berbentuk gurita, babi, burung dan tokoh kartun. Metri mengatakan, untuk memenuhi tingginya permintaan, dia biasanya membeli bahan baku di beberapa pasar di Bangli dan Gianyar. Sebab jika hanya mengandalkan limbah, pesanan konsumen akan sulit dipenuhi.

Metri mengatakan, kerajinan ini tak hanya diminati turis lokal namun juga banyak diminati oleh turis mancanegara seperi Inggris, Korea, Jepang dan Singapura. Per satu buahnya, celengan dijual denganharga mulai Rp 50 ribu.

Di samping membuat kerajinan celengan batok kelapa, Metri dan suaminya kini juga membuat kerajinan hiasan ondel-ondel berbahan baku kayu. Sama seperti celengan, ondel-ondel yang dibuatnya jugamemiliki aneka bentuk jenis binatang dan tokoh kartun.

Source Celengan Dari Batok Kelapa Di Bangli Celengan Dari Batok Kelapa Di Bangli
Comments
Loading...