Frame Kacamata Dari Kayu Di Bantul

0 221

Frame Kacamata Dari Kayu Di Bantul

Tren produk fashion seperti kacamata selalu berubah setiap waktu. Kacamata biasanya menggunakan bahan metal, plastik dengan berbagai merek banyak ditemui di pasaran.

Salah satunya adalah Bendot Waluyo, warga Dusun Senggotan 11, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Bantul. Dia membuat frame, nosepad, tangkai dari bahan kayu. Kacamata dengan bahan tersebut saat ini mulai digemari di pasaran. Tidak hanya masyarakat Indonesia saja namun juga luar negeri.

Bendot menceritakan usaha membuat kacamata dari kayu dirintis sejak tahun 2011. Pada awalnya ada orang dari Korea yang pesan kepadanya untuk dibuatkan kacamata dari kayu. Saat itu dia tidak berhasil membuat kacamata, tapi dia terus mencoba berhasil. Mulai tahun 2012 sudah ada beberapa orang yang melirik karyanya. Mulai saat itu pesanan demi pesanan terus berdatangan. Puncaknya pada tahun 2015 dalam sebulan kacamata hasil karyanya laku 30-an unit.

Kini Bendot juga bisa membuat kacamata dari bambu. Untuk bahan satu ini, tidak semua bambu bisa dipakai karena perlu bambu khusus, yakni bambu tebal seperti petung.

Dari 12 jenis kayu itu, yang paling banyak dipakai adalah kayu jati, johar, sonokeling, glugu, damar, mepel dan suren. Kacamata buatannya dihargai Rp 1,25 juta sampai Rp 1,5 juta. “Kami paling banyak pemasaran lewat online, pembelinya dari mana saja seluruh Indonesia,” katanya.

Source Frame Kacamata Dari Kayu Di Bantul Frame Kacamata Dari Kayu Di Bantul
Comments
Loading...