Industri Kerajinan Wig Di Purbalingga

0 327

Industri Kerajinan Wig Di Purbalingga

Jika ingin melihat proses pembuatan rambut palsu (wig) dan bulu mata palsu, maka datanglah ke Purbalingga, Jawa Tengah. Di kabupaten ini, ada sebuah desa yang hampir semua warganya memproduksi rambut dan bulu mata palsu dengan mendirikan puluhan industri rumahan. Desa itu bernama Desa Karangbanjar di Kecamatan Bojongsari, atau dikenal dengan Desa Wig. Anda pasti akan kagum dengan keterampilan dan ketekunan warga mengolah rambut-rambut asli dan sintetis itu menjadi produk yang indah.

Awal mula Desa Wig adalah ketika satu dua warga menggeluti bisnis ini di rumah tahun 1960 an. Rambut yang mulai dikembangkan bukanlah wig seperti sekarang, melainkan rambut gelung atau sanggul. Ketika usaha itu berhasil, warga lainnya satu persatu mengikuti jejak membangun usaha serupa. Namun dalam perjalanannya, sempat mengalami masa surut. Pada dua dekade berikutnya, yakni tahun 1980 an barulah geliat Desa Wig itu hidup lagi di Karangbanjar.

Salah satu yang berdiri saat ini adalah milik Kasan Suwondo yang dikelola bersama putranya Trisu Ahmadi. Usahanya itu diberi nama Sunny Hair Collection. Kasan dan Trisu bersama empat orang karyawannya membuat berbagai tipe produk di lantai atas rumahnya. Produknya antara lain adalah wig, hair extension, ekor kuda, hair piece, kemoceng, serta bulu mata. Home industri milik Kasan ini dalam satu pekan bisa memroduksi 3 kali dengan sistem partai.

Pasar tetapnya adalah salon-salon yang berada di Yogyakarta dan Surabaya. Permintaan pelanggan Kasan kebanyakan wig dan aksesoris rambut seperti kemoceng dan ekor kuda. Satu pelanggan Kasan memesan minimal 50 potong untuk satu produk, sedangkan masing-masing pelanggan bisa memesan lebih dari satu produk per pekannya. Sehingga jika dirata-rata mereka memroduksi 200-250 potong per model per pekan. Namun tidak semua jenis produk dibuat setiap pekannya, karena pembuatan selalu sesuai permintaan pelanggan.

Setiap kali mendapat suplai bahan, pabrik menyortirnya sehingga tidak mengambil seluruhnya. Bahan-bahan yang tidak lulus sortir inilah yang digunakan home industri di Karangbanjar. Trisu dan para pelaku home industri lain di Karangbanjar memperolehnya dari pabrik di Purbalingga, juga dari Jawa Barat. Bahan tersebut sudah diwarnai sejak dari pabrik importir. Permintaan wig sepanjang apapun diakui Trisu tidak menemukan masalah untuk yang berbahan sintetis ini. Untuk satu wig dijual Trisu Rp80.000 hingga Rp90.000 untuk yang pendek. Sedangkan wig panjang dihargai kisaran Rp100.000 hingga Rp200.000.

Source Industri Kerajinan Wig Di Purbalingga Industri Kerajinan Wig Di Purbalingga
Comments
Loading...