Kerajinan Aksesoris Dari Janur Di Surabaya

0 150

Kerajinan Aksesoris Dari Janur Di Surabaya

Berawal dari keprihatinannya pada barang bekas, Ani Uslifah terdorong untuk memproduksi hiasan bunga dari plastik dan botol bekas yang tak terpakai.

Ide kreatif ini bermula ketika Ani melihati janur-janur bekas sesajen di Bali yang sudah tidak dipergunakan.

“Waktu itu saya sempat tinggal di Bali dua tahun bersama bibi saya. Terus saya kepikiran untuk membuat kerajianan dan akhirnya saya kontak keluarga saya yang di Bali untuk mengirimkan janurnya,” ceritanya.

Setelah itu, pada 2010, wanita kelahiran Surabaya ini mencoba mengikuti pelatihan di Pahlawan Ekonomi yang dibina oleh Pemkot Surabaya.

Awal mula ia berlatih, Ani diajarkan berbagai macam cara untuk merangkai olahan barang bekas tersebut, seperti membuat hiasan kupu-kupu, aksesoris dinding hingga sampainya ia berinovasi untuk mencoba membuat rangkaian bunga plastik ini.

“Alhamdulilah inovasi saya itu dapat diterima pasar, konsumen banyak yang suka dengan produk saya. Saya pun semakin terpacu untuk membuat lagi dengan skala besar,” ucapnya dengan antusias.

Ani pun menjelaskan bagaimana proses pembuatan serta bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat produk kreatifnya ini, “Yang pertama tentunya janur untuk tangkai bunga, lalu plastik dan botol dibentuk sedemikian rupa, setelah itu divernis dan dilapisi plastik kaca, cat kayu, lem, serta manik-manik”.

Produk handycraft ini kemudian dibanderol dengan harga Rp 45 ribu setiap batangnya. Sejak saat itu, order pun datang perlahan tapi pasti. Bahkan, Ani sering mendapat pesanan dari reseller luar Jawa seperti Sulawesi dan Kalimantan.

“Alhamdulilah omset per bulan bisa mencapai Rp 5 juta. Dalam dunia UKM yang terpenting itu kreatifitas dan kemauan untuk belajar yang lebih giat,” tegas Ani

Source https://www.sureplus.id https://www.sureplus.id/2018/05/23/usaha-kreatif-itu-terilhami-janur-bekas-sesajen/
Comments
Loading...