Kerajinan Aksesoris Dari Kertas Di Jakarta

0 173

Kerajinan Aksesoris Dari Kertas Di Jakarta

Perhiasan perempuan kerap diidentikan dengan permata mengilat dan mahal. Namun, saat ini ada kreasi lain aksesori yang tidak kalah menarik tetapi dengan harga relatif terjangkau, yakni perhiasan berbahan dasar kertas atau paper jewelry. Di tangan Anna Josefin warga Jakarta, kertas yang sudah tidak terpakai bisa menjadi aksesori cantik dan memiliki nilai jual.

“Awalnya bikin gelang kertas karena saya banyak kertas sisa-sisa buat tugas kuliah, dan kertasnya bagus-bagus, jadi saya terpikir membuat daur ulang gitu” terang Anna.

Selain karena sisa-sisa kertas tugas kuliah yang tak terpakai, lulusan Seni Rupa ITB ini melihat ada peluang untuk membuat gelang dan kalung dari kertas, karena di Indonesia belum banyak yang merambah bisnis berbahan dasar kertas ini.

“Pernah lihat di luar negeri sudah banyak yang membuat dan menjual kreasi semacam ini. Di Tangerang dan Yogyakarta pun sudah ada pengrajin yang membuat macam-macam wadah dari kertas, tetapi kalau untuk aksesori, sepertinya baru saya,” imbuh Anna.

Untuk pembuatan aksesori unik ini, lanjut Anna, bisa dibilang tingkat kesulitannya menengah, sebab butuh kesabaran dan ketelitian agar mendapatkan hasil akhir yang rapi. Hal ini pula yang membuatnya memilih untuk membuatnya sendiri tanpa bantuan asisten untuk saat ini.

“Sebenarnya ada alat khusus untuk membantu membuat alat perhiasan dari bahan dasar kertas, tetapi mahal dan terkadang tidak begitu rapi hasilnya. Karenanya saya pakai cara manual bisa pakai tusuk gigi, lidi, atau sumpit, meski memang lebih lama jadinya” terang Anna lebih lanjut.

Berbicara masalah teknik, ada tiga teknik yang digunakan oleh Anna. Pertama teknik quilling, yakni kertas diputar-putar sampai berbentuk bola atau menjadi manik-manik yang sering terlihat pada aksesori wanita. Kedua, teknik mache, yaitu kertas dilem satu per satu, setelah bertumpuk, lalu digunting dan dibor, hasilnya akan seperti kancing baju, pipih, dan terdapat lubang tengah, atau jadi bangle. Ketiga adalah teknik weaving, yakni kertas dianyam dan hasil jadinya akan seperti ulat (spiral).

Di bawah label “Batu, Gunting, Kertas” Anna kini mantap memasarkan gelang, kalung, juga gantungan kunci berbahan dasar kertasnya. Untuk membuat perhiasan kreasinya lebih menarik, Anna kerap memperluas pilihan dengan menambahkan bahan lain, seperti mutiara atau kristal Swarovski. Soal ketahanan, perempuan berusia 29 tahun ini menjamin perhiasannya tahan air sehingga bisa dikenakan di momen-momen apa pun serta tahan lama.

Saat ini Anna fokus berjualan dari bazar ke bazar, pemesanan via online di akun Instagram @bgk.jewelry, atau email, dengan rentang harga mulai dari Rp 5.000-200.000.

Source http://www.beritasatu.com http://www.beritasatu.com/mode/293662-batu-gunting-kertas-tawarkan-aksesori-unik-berbahan-dasar-kertas.html
Comments
Loading...