Kerajinan Aksesoris Pengantin Di Bantul

0 217

Kerajinan Aksesoris Pengantin Di Bantul

Di teras dan samping kanan rumah yang belum ditembok halus itu, tak kurang dari lima pemuda sibuk membuat berbagai aksesori keperluan pengantin. Ada yang membuat hiasan pending (sabuk pakaian pengantin), membuat dahbatu (hiasan yang ditempel di manik-manik), serta menggunting kawat tembaga untuk dijadikan hiasan mata deruk yang nantinya akan dipatrikan di dahbatu.

Sudah sejak puluhan tahun lalu, rumah Sukiman yang berada di Dusun Krapyak Wetan, Desa Panjangrejo, Pundong, Bantul menjadi tempat produksi aksesori pengantin mulai dari bros, kalung, cunduk mentul serta masih banyak lagi yang lain. Selain aksesoris pengantin, Sukiman juga membuat aksesoris untuk wayang orang. Ia memeroleh keterampilan membuat aksesoris saat bekerja pada seorang perajin Yogyakarta. Dari situlah ia belajar membuat aksesoris pengantin dalam berbagai jenis.

Selang beberapa tahun, Sukiman mencoba membuat sendiri di rumah dan kemudian menjualnya ke pedagang. Setelah ditekuni, ternyata hasilnya cukup lumayan.

“Warga dusun sini, dulu memang banyak yang kerja di perajin aksesoris di Yogyakarta. Lalu mengembangkan di rumah,” kata Sukiman di sela-sela kesibukannya.

Aksesoris pengantin yang dibuat Sukiman berbahan tembaga yang dilapisi emas dan perak. Ia juga menggunakan permata (diamond) sintetis yang juga tak kalah berkilau tetapi harganya lebih terjangkau.

Pria 33 tahun ini mengaku sampai kewalahan karena banyak sekali yang memesan. Padahal, saat ini ia dan sekitar 29 perajin lain di Krapyak Wetan masih menjual aksesori pada tengkulak. Itu pun bila dapat memproduksi banyak, maka omzet perbulan mencapai Rp 12 juta. Harga jual 1 set perhiasan pengantin Rp 950.000 sampai Rp 1,5 juta. Bila tengkulak memesan paes ageng, maka harga mencapai Rp 6 juta.

“Harga tembaga itu kan mengikuti dollar sehingga cenderung mahal. Kalau dollar naik ya harga bahan baku ikut naik. Otomatis harga jual ke tengkulak juga bertambah. Saya sampai kewalahan memenuhi pesanan,” ujar Sukiman yang sudah memiliki lima pegawai.

Source http://jogja.tribunnews.com http://jogja.tribunnews.com/2014/12/09/sukiman-kewalahan-penuhi-pesanan-aksesori-pengantin
Comments
Loading...