Kerajinan Alat Musik Angklung Di Cilacap

0 337

Kerajinan Alat Musik Angklung Di Cilacap

Rata-rata pendengar selalu terkesan dengan bunyi yang dihasilkan oleh alat musik satu ini. Nada suaranya beritme ganda yang secara tradisional berkembang pesat dalam relung budaya kehidupan masyarakat Sunda. Dibunyikan dengan cara digoyangkan, sehingga menghasilkan susunan nada yang mewah, namun tetap mendeso.

Melestarikan alat kesenian tradisional leluhur, Budi Haryanto, warga desa Pasirnagara, menggantungkan hidup sebagai pengrajin angklung. Bahan utama pembuatan angklungnya diperoleh dari kebun sendiri dan masyarakat petani sekitar kabupaten Banjar, karena bambu banyak tumbuh di wilayah tersebut. Proses pembuatannya dilakukan secara manual di rumahnya.

Kemampuannya dalam hal seni kerajinan, Pak Budi dapatkan dari orang tuanya yang juga pengrajin angklung sejak puluhan tahun silam. Setiap harinya berbagai jenis angklung diproduksi langung bersama beberapa orang tenaga kerjanya. Terdapat pula alat musik berbeda yang tetap berbahan dasar bambu, mulai dari calung, kolintang, rebab, gitar rebab, ketipung, gendang, hingga suling. Ragam kerajinan lainnya juga termasuk, seperti bel burung, bel batik, dan aneka souveniran, juga beliau produksi.

Tak mudah memang, mengerjakan proses pembuatan tiap kerajinan dan alat musik ini khususnya. Pemilihan diameter batang bambu yang tepat sangat diperlukan, karena sangat menentukan nada yang dihasilkan. Memilih kecil besarnya dan tinggi pendeknya fisik bambu harus disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Itu sangat berpengaruh sekali nantinya kepada pembentukan nada disaat tinggi atau rendah.


Hal tersebut sudah dimulainya sejak tahun 2003, sedangkan awal mengenal angklung sudah beliau pelajari dikala masih duduk di bangku kelas 4 SD. Setelah semakin mahir, pria kelahiran Banjar ini baru berani mempersembahkan karya-karya kerajinannya untuk mengikuti berbagai pameran yang diselenggarakan oleh pemerintah Indonesia, maupun swasta. “Jakarta fair , cooferativ fair, Riau fair, garut hut bayangkara, yogyakarta, bali di nusa 2 dan pameran promosi lainnya. Sama dinas prindagkop banjar thn 2003 – 2009, skarang saya mainnya d online aja mr,” urai Pak Budi Haryanto.

Angklung berasal dari bahasa Sunda: ‘Angleung-angkleungan.” Sebutan ini muncul karena gerakan para pemain angklung yang berayun-ayun seiring irama yang dibunyikan. Alunan angklung yang merdu tak lepas dari sumber daya bahan, berupa bambu pilihan. Umurnya usahakan sudah tahunan, sekitar puluhan tahun yang paling bagus kualitasnya. Persyaratan ini sangat perlu dipatuhi agar nadanya tidak terlalu berubah. Sewaktu proses penebangan juga harus diperhatikan. Jangan terlalu musim panas banget dan jangan terlalu musim hujan banget. Supaya hasilnya pas, sehingga bentuk fisiknya tidak mudah pecah.

Instrumen angklung terdiri dari 18 tabung bambu buat melodi dan 3 angklung bernada akord dapat diselesaikan dalam waktu 1 minggu. Komponen tabung-tabung kemudian diraup atau dicoak agar menghasilkan nada yang beresonansi ketika dimainkan. Pengerjaan meraut bambu memerlukan tenaga kerja yang sudah berpengalaman di bidangnya. Untuk menghasilkan nada yang tepat, hasil coakan harus memiliki presisi yang sempurna.

Berbekal indera pendengaran dan tunerbambu yang telah diraut, setelah itu diselaraskan nadanya sesuai dengan intonasi yang diinginkan. Agar angklung dapat dimainkan, Pak Budi membuat rangka sesuai ukuran tabung bambu. Rangka ini berfungsi sebagai tempat pengikat bagi nada rendah dan tinggi angklung. Tabung-tabung bambu kemudian ditata dalam ancak (frame), mengikuti tangga nada oktaf. Ancak merupakan rumah bagi tabung bambu yang berfungsi sebagai penghasil suara, ketika angklung digoyang.

Guna mempercantik tampilan, rangka-rangka angklung di ikat menggunakan rotan alami. Nada angklung kembali diperiksa pengrajin sebelum melewati sesi pengerjaan akhir. Jangan terlupa pada proses berikutnya, yakni permukaan angklung diberikan cairan pelitur dalam tahapan proses finishing agar permukaan angklung selalu terlihat mengkilat dan tahan lama.

Source http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id http://warga-desa-worlds.blogspot.co.id/2018/01/budi-haryanto-pengrajin-alat-musik.html
Comments
Loading...