Kerajinan Alat Musik Bambu Di Bandung

0 255

Kerajinan Alat Musik Bambu Di Bandung

Satu lagi karya negeri yang mampu menembus pasar dunia. Ya, Awie Bah Akim. Mungkin nama ini masih asing di telinga kita. Namun tahukah Anda, Awie Bah Akim yang merupakan sebuah merek dagang alat musik bambu sunda yang berada di Bandung ini sudah dikenal hingga pasar internasional.

Dari tangan dingin Takrim atau yang biasa dipanggil Bah Akim mampu menyulap bambu menjadi alat musik mulai dari kecapi bambu, celempung renteng, toleat, karinding, baragbag, keprak, nunasa gludug, keteng keteng, celempung goong, gambang, kendang celempung, biola bambu, gitar bambu, rebab, tarompet, nuansa sora cai hingga kohkol buncis.

Sebagai karya lokal, merek Awie Bah Akim mempunyai misi untuk menyebarkan ciri khas kerajinan Indonesia ke kancah Internasional. Menurut bagian pemasaran Awie Bah Akim, Susi Ratnaningsih, Awie Bah Akim kini telah berkembang menjadi sebuah bisnis serius, dimana tujuannya untuk menyatukan bambu dan ritmenya dalam sentuhan kontemporer melalui sebuah kerajinan yang indah.

Susi menambahkan, awalnya (1987), Bah Akim mulai bekerja sebagai pengrajin kayu, seperti angsa kayu, lampion kayu, hiasan kayu, dan lain-lain. Dari situlah tangan dingin Bah Akim mengolah bambu menjadi sebuah karya indah terlihat.

Tak puas disitu, Bah Akim coba menjajal keahlian lainnya yakni dibidang seni. Tepatnya tahun 2007, Bah Akim mulai mencoba membuat alat musik dari bambu. Bukan itu saja, Bah Akim beserta teman-temannya pun membuat satu grup musik, yang dinamakan ‘Galengan Sora Awi’. Dimana Bah Akim menjadi salah satu personilnya. Dari sanalah akhirnya pada tahun 2010, Bah Akim mulai lebih serius menekuni usaha pembuatan alat musik dari bambu dengan merek Awie Bah Akim.

Sebagai karya lokal yang mendunia, Bah Akim begitu memperhatikan produk yang dihasilkan. Karenanya setiap karya Awie Bah Akim dikerjakan secara sempurna dengan menggunakan tangan. Melalui proses pemahatan dan penyempurnaan yang rumit, pengrajin lokal mengubah sebuah bambu-bambu menjadi sebuah alat musik yang mencerminkan kekayaan budaya Sunda. Alat-alat musik tersebut hanya diproduksi dengan kualitas bambu pilihan.

Susi menambahkan, produk Bah Akim bukan hanya dipasarkan di pasar nasional tapi juga sudah melanglangbuana ke mancanegara, seperti ke Negri Sakura, Jepang dan Taiwan. Bahkan saat ini, lanjut Susi, produk Bah Akim tengah menggarap pasar Eropa khususnya pasar Amerika.

Source https://pojoksatu.id https://pojoksatu.id/pojok-bisnis/2016/11/12/sulap-bambu-jadi-alat-musik-awie-bah-akim-tersohor-hingga-pasar-internasional/
Comments
Loading...