Kerajinan Alat Musik Biola Di Bogor

0 286

Kerajinan Alat Musik Biola Di Bogor

Biola mulai banyak penggemar. Perajin alat musik gesek ini pun menuai berkahnya. Ada perajin yang bisa mengerjakan lebih dari 20 biola setiap bulannya. Pesanan biola-biola yang seluruhnya buatan tangan ini biasanya datang dari sekolah-sekolah musik. Harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Bila Anda ingin membeli biola, tak ada salahnya mempertimbangkan biola merek Madani buatan Madani Violin. Biola buatan tangan ini tampil menarik dengan ukiran dan balutan kain batik di bagian rumah biola.

Hanya saja, jangan mengerutkan dahi bila Anda harus merogoh kantong cukup dalam. Muhammad Nuramin, pemilik Madani Violin yang juga seorang violis menjual biolanya dengan harga Rp 1 juta hingga Rp 4 juta.

Nuramin juga membedakan biola bikinannya dalam tiga tingkatan. Yakni biola beginner seharga Rp 1 juta, biola profesional Rp 2 juta, dan biola kolektor Rp 4 juta. Yang menbedakan ketiga jenis biola itu adalah jenis kayu yang digunakan serta detail pengerjaannya.


“Kami memilih kayu asal Indonesia yang dipilih setelah setelah serangkaian eksperimen,” ujar Nuramin. Dia mengklaim, kualitas kayu yang digunakan tidak kalah dengan kayu mapple dan spruche yang biasa dipakai pada biola buatan Eropa.

Nuramin memasarkan biolanya ke sekolah biola Madani Violin Institute miliknya dan sekolah musik lain. Ia juga rajin mengikuti pameran. Bila Nuramin bisa menjual sekitar 25-30 biola per bulan, ia bisa mengantongi omzet Rp 60 juga hingga Rp 80 juta.

Nuramin punya dua prinsip dalam memproduksi biola. Yaitu, pelestarian budaya lewat sentuhan ukiran dan kain batik serta pelestarian lingkungan yang dilakukan dengan penggunaan kayu limbah atau kayu dari pohon yang telah roboh sendiri.

Biola buatan Nuramin selalu ready stock. Untuk menjangkau pasar lebih luas, ia juga berniat membuat situs dan sebuah galeri di Desa Ciomas Rahayu, Bogor. 

Source http://peluangusaha.kontan.co.id http://peluangusaha.kontan.co.id/news/mengesek-laba-dari-usaha-biola-buatan-tangan-1
Comments
Loading...