Kerajinan Alat Musik Serba Bambu Karya Komunitas Di Bandung

0 364

Kerajinan Alat Musik Serba Bambu Karya Komunitas Di Bandung

Komunitas Galengan Sora Awi menjadi salah satu dedengkot pengrajin alat musik dari bambu. Karya-karya mereka menarik seniman atau akademisi luar negeri untuk melakukan studi banding atau berkolaborasi.

Komunitas Galengan Sora Awi berpusat di Kampung Tanggulan, Bandung. Produk-kerajinan bambu mereka sangat beragam, mulai dari alat musik tradisional hingga modern. Di antaranya gong, keprak, karinding, toleat, kokol buncis, gitar, biola, arumba, seruling hingga alat musik kesek tradisional rebab. Semua alat musik itu terbuat dari bambu. Bahkan gongti, alat musik khas suku Aborigin, Australia, juga ada versi bambunya. Tidak hanya itu, mereka juga membuat berbagai aksesoris tas, miniature dengan bahan dasar bambu.

“Keunikan bambu ini bisa meniru suara musik dari alat musik lain. Suaranya bisa pas,” terang Seniman Komunitas Galengan, Mang Yogi

Dia mengaku sudah menguji keunikan alat musik dari bambu. Hasilnya, Yogi melanjutkan, alat musik bambu mampu bermain di nada diatonis (do, re, mi, dst.) dan pentatonis (tangga nada tradisional).


“Kolaborasi dengan musik diatonis internasional juga bisa, pentatonis juga jalan,” katanya menegaskan.

Awal pendirian, Komunitas Galengan Sora Awi bergabung dengan grup musik kontemporer Unpad dan STSI Bandung pada 2007. Mereka sering berlatih bersama dengan grup musik underground Badung di Taman Budaya Dago Tea House. Komunitas ini juga pernah berkolaborasi dengan Karinding Attack, Wayang Suket, hingga diundang dalam acara televisi swasta Gong Show, Dorce Show, dan Empat Mata.

Kini, alat musik bambu makin digemari para pegiat musik khususnya di Bandung. Menurut rekan Yogi, Mang Gofar, di STSI yang kini menjadi Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung sudah membuka jurusan musik bambu. Jurusan ini mendalami seni-seni musik bambu.

Selain itu juga banyak penelitian terhadap musik dari bambu ini, misalnya untuk membuat skripsi. “Malah khusus karinding sudah ada yang jadi ekstra kulikuler sekolah,” kata Gofar.

Source https://www.merdeka.com https://www.merdeka.com/gaya/komunitas-pengrajin-alat-musik-serba-bambu-di-bandung.html
Comments
Loading...