Kerajinan Alat Rumah Dari Bambu Di Dusun Jambangan

0 90

Kerajinan Alat Rumah Dari Bambu Di Dusun Jambangan

Kabupaten Pekalongan Dusun Jambangan sangat terkenal sebagai pusat produksi alat rumah dari anyaman bambu. Keahlian dalam
merakit dan mengorganisir bilah bambu ke pekerjaan Ceting, Wakul, Cepon, penutup lampu, tas pinus, keranjang dan berbagai lainnya.
peralatan rumah tangga yang biasa kita lihat di rumah. Basiron menginformasikan berita pekalongan. Com mengaku, kerajinan bambu di

Dusun Jambangan sangat potensial sekali untuk dikembangkan skala industri bahkan skala besar sekalipun. Tapi karena pendekatannya cukup sederhana dan tetap konvensional sehingga produksi dibatasi.

Tapi Basiron mengatakan, itu tidak berarti bahwa Pemerintah tidak melihat atau gagal menangkap potensi. Basiron mengatakan, sekali setelah Desa mendapat alat pendukung atau mesin dimaksudkan untuk pengrajin untuk mempercepat generasi.

Tapi karena hasilnya kurang mulus dan kurang presisi dengan prosedur manual, maka Instrumen tidak lagi berfungsi. “Hampir setiap KK di Dusun Jambangan, Desa Batursari memiliki kerajinan bambu berskala rumah perusahaan, dan ini berdampak pada tingkat keuangan masyarakat yang cukup baik dibandingkan dusun lainnya, “katanya
menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Desa Batursari, Basiron memverifikasi bahwa Dusun Jambangan, Desa Batursari terkenal sebagai pusat pembuatan kerajinan bambu untuk peralatan rumah tangga. “Kami biasa membawanya dan menjualnya ke pasar terdekat, dan kemudian kami mendapatkannya jika para kolektor dijemput dan sekarang mereka kembali dan membayar biaya, bahkan jika mereka ingin mengambil uang muka deposit, “jelas Abdurochman.

Abdurochman menjelaskan produk yang ia ciptakan cukup murah. Di unit kodi, kontainer Ceting beras dihargai Rp 90 juta atau Rp 4500 untuk satu ekor ceting. “Proyek utama saya masih bertani di daerahnya, tapi kalau dilepas atau pulang Dari lapangan membuat anyaman bambu untuk mendongkrak pendapatan, “jelas Abdurochman diamini tetangga dan istri. Dari segi biaya paling mahal. Barang dari produk anyaman bambu, kata Abdulah, dipasarkan ke kolektor seharga 20 juta. Dan biasanya setiap minggu, lanjutnya abdurochman, para kolektor tiba untuk memilih produksi warga. Di antara pengrajin tersebut,

Source https://collettus.wordpress.com https://collettus.wordpress.com/2018/01/03/kabupaten-pekalongan-dusun-jambangan-sangat-terkenal-sebagai-pusat-produksi-alat-rumah-dari-anyaman-bambu/
Comments
Loading...