Kerajinan Anting Kerang Di Sumenep

0 36

Kerajinan Anting Kerang Di Sumenep

Kerajinan anting yang unik dari bahan kerang dan resin ternyata banyak diminati oleh pelanggan luar negeri. Seperti kerajinan anting yang dibuat oleh H Madhana yang berasal dari Pulau Ra,’as, Desa Poteran, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Saat ditemui di tempat tinggalnya, di Jalan By Pass Ngurah Rai, Gang Karang Sari, Nomor 1, Desa Kedonganan Timur, Kuta, Bali, H Madhana sedang sibuk membuat anting orderan dari beberapa pelanggannya.

“Saya sudah 30 tahun menjadi kerajinan anting, kalung dan gelang ini. Iya awalnya coba-coba ternyata banyak yang suka,” ucapnya.

Bapak dua anak ini, menceritakan untuk membuat kerajinan anting, bahan kerangnya dia pesan dari Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Kalimantan.

“Ada jenis kerang sempeng, koral, kerang kulit mutiara, bikong, bahannya ada yang dari Lombok dan Kalimantan,” imbuhnya.

Madhana juga mengungkapkan, untuk proses membuat antingnya yang keren tersebut. Awalnya, kerang dikupas menggunakan mesin dinamo hingga kulit kerang halus. Selanjutnya, ditandai bentuk dengan menggunakan spidol, lalu dipotong sesuai bentuk.

Setelah proses tersebut selesai, kemudian kerang-kerang tersebut dicetak dengan dicampur bahan resin, lalu dijemur sampai kering. Setelah kering kemudian diampelas sampai halus dan diservis sampai mengkilat. Kemudian, dilubangi menggunakan mesin bor dan diberi gantungan anting.

“Sebagian ada juga yang polosan dari bahan kerang saja. Tapi ada juga yang dikasih bahan resin biar lebih bagus,” ujar Madhana.

Dalam sehari, Madhana bisa membuat 200 pasang anting dari berbagai model sesuai pesanan pelanggan. Untuk kisaran harga antingnya tergantung modelnya. Dia mematok dari harga Rp 3.500 sampai Rp 5000.

“Untuk pesanan ada dari beberapa Art Shop di sini. Tapi ada juga yang diekspor oleh mereka (Pelanggan), ke Jerman, Australia, Argentina dan Jepang. Kalau saya kan cuma buat,” ujarnya.

Untuk bulan ini, dia mengaku mendapat orderan dari pelanggan Art Shopnya sebanyak 5.000 kerajinan, mulai dari anting, gelang sampai kalung yang akan diekspor ke negara Jerman.

“Kalau pendapatan sebulan kadang bisa dapat Rp 5 juta, atau Rp 3 juta. Iya cukuplah buat kehidupan sehari-hari buat makan anak dan istri,” ungkapnya.

Madhana juga mengatakan, untuk kerajinan buatannya sudah mulai ramai orderan sejak tiga bulan yang lalu. Namun, di bulan-bulan sebelumnya orderannya sempat sepi.

“Alhamdulillah untuk saat sekarang mencukupi. Tiga bulan ini sudah sangat mencukupi. Harapannya semoga terus orderan lancar, biar enggak mandek-mandek lagi,” tuturnya.

Source https://www.merdeka.com https://www.merdeka.com/peristiwa/kisah-sukses-kerajinan-anting-kerang-karya-h-madhana-diekspor-hingga-jerman.html
Comments
Loading...