Kerajinan “Anyam Rotan Motif Sasak” Jepara

0 666

Rotan adalah salah satu tanaman yang memiliki serat, dan serat serat tersebutlah  yang kemudian diolah menjadi bahan untuk dianyam. Walau tampak sebagai sesuatu yang mudah untuk dipatahkan, namun sesungguhnya rotan tersebut sangat kuat. Hal tersebut dikarenakan rotan tersebut telah diolah sedemikian rupa dengan dikeringkan secara benar benar sempurna, sehingga teksturnya menjadi lebih kuat.

Pusat atau sentra kerajinan anyaman rotan dan bambu ada di Desa Teluk Wetan  Kecamatan Welahan Kabupaten Jepara, atau lebih tepatnya sekitar 29 KM ke arah selatan dari pusat Kota Jepara. Pengembangan kerajinan rotan tak hanya menggunakan bahan rotan asli, namun juga menggunakan bahan rotan sintesis.

Anyaman Rotan Motif Sasak

Prinsip motif ini selang-seling jalinan satu tumpang satu dengan pengembangan variasinya. Menyambung jalinan dilakukan dengan langsung menyisipkan pada saat melakukan tumpang tindih. Contoh benda yang dibuat dengan motif ini adalah :

Tas

Jok kursi (antik).

Proses Pembuatan Anyaman Rotan

pertama proses yang disebut pembuatan kerangka kursi, dimana dalam proses pembuatan kerangka kursi menggunakan alat pembengko agar rotan tersebut bisa dilekukan sesuai dengan model desainnya. Kedua, proses penganyaman. Dalam proses penganyamannya menggunakan rotan polis dan juga kulit rotan.  Dengan tujuan untuk kursi anyaman menggunakan kulit rotan agar tiadak terlau banyak menggunakan rotan polis.  Sedangkan rotan polis digunakan untuk menutupi bagian permukaan kursi. Ketiga, mengecat. Yaitu memberikan warna dasar pada kursi tesebut. Dengan menggunakan kuas. Keempat, Proses finishing pengamplasan. Tujuan pengamplasan ini untuk menghilangkan bulu-bulu rotan dengan cara mengamplas secara manual dan juga menggunakan kompor untuk mengamplasnya.

Source Kerajinan Anyam Rotan Motif Sasak Teknik dan Proses Pembuatan Seni kriya anyaman
Comments
Loading...