Kerajinan Anyaman Bambu Di Dompu Tembus Pasar Luar Negri

0 305

Kerajinan Anyaman Bambu Di Dompu Tembus Pasar Luar Negri

Siapa yang menyangka hasil kerajinan anyaman bambu masyarakat Dompu bisa dipasarkan hingga ke luar negeri. Kerajinan bernilai seni tinggi itu bahkan sampai di pasar Amerika Serikat. Harus diakui, kerajinan anyaman bambu, khususnya dari Desa Gunungsari dan Taman Sari ini, banyak diminati. Tidak hanya dari luar daerah, pembeli dari Amerika, Australia, dan Jepang juga tertarik dengan kerajinan tangan itu.
Samiun, perajin anyaman bambu dari Taman Sari menuturkan, produk hasil kerajinannya diminati para pembeli dari berbagai daerah seperti, Sumbawa, Bima, dan Bali. Sejumlah pembeli dari Amerika dan Australia juga menjadi langganan utamanya.
”Jenis kerajinan yang diminati dari luar negeri seperti meja, kursi,” akunya.
Jika ada pesanan dari luar negeri, Samiun harus mempersiapkan segala kebutuhan dari awal. Untuk merubah bambu menjadi satu set kursi dan mejanya, dirinya menghabiskan waktu pengerjaan selama tujuh hari. Biasanya, ia menjual satu set perlengkapan ruang tamu Rp 400 ribu hingga Rp 450 ribu. Setiap penjualan, dirinya hanya menarik keuntungan Rp 100 ribu.
”Permintaan pembeli dari luar negeri tidak hanya kursi dan meja, tapi kami mendapat pesanan tirai, hiasan lampu, dan lainnya,” bebernya.
Guna memasarkan anyaman bambu, para perajin harus menjual dulu ke Bali. Setelah mampir di Bali, kerajinan mereka baru bisa tembus ke luar negeri. Dia mengaku belum memiliki jaringan untuk memasarkan hasil karyanya langsung ke luar negeri.
Untuk mempertahankan usahanya, Samiun mengandalkan keterampilan yang dimilikinya sejak kecil. Dulunya, dia bekerja numpang pada pengusaha anyaman bambu lainnya. Setelah memiliki modal sendiri, ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri. Modal awalnya saat itu hanya Rp 1 juta.
Source Kerajinan Anyaman Bambu Di Dompu Tembus Pasar Luar Negri Kerajinan Anyaman Bambu Di Dompu Tembus Pasar Luar Negri
Comments
Loading...