Kerajinan Anyaman Bambu Di Kep. Meranti

0 186

Kerajinan Anyaman Bambu Di Kep. Meranti

Pengusaha pengrajin anyaman bambu yang diproduksi melalui usaha pribadi (keluarga, red) asal Meranti ini mengeluh lantaran harus gulung tikar. Pasalnya, peminat ‎mulai berkurang akibat tergilas oleh perkembangan zaman sehingga perekonomian pengrajin anyaman tersebut mulai terganggu. Seperti yang diakui Ismail, warga Jalan Alah Cikpuan, Kampung Baru, Kelurahan Selatpanjang Selatan, Kepulauan Meranti.

“Memang sejak beberapa tahun terakhir ini, dari puluhan anyaman yang saya buat, hanya beberapa saja yang laku terjual dengan harga yang relatif rendah‎,” aku Ismail.

Dia juga menceritakan, dulunya memang terkenal dikarenakan bahan kwalitas dan pembuatannya bagus. Namun, sekarang sudah mulai berkurang akibat pengaruh budaya modern dan kurangnya pembinaan.

Hal senada dengan itu, tambah Ismail lagi, pembuatan memang tidak mudah karena harus dimulai dengan beberapa tahapan seperti mencari bambu, memotong, meraut, dan lain sebagainya.

“Proses sebenarnya memang sangat rumit, tidak serumit dengan harganya. Namun, karena ini usaha keluarga terpaksa diteruskan hingga saat ini. Tetapi hanya satu kendala kami ‎keluhkan adalah dalam pemasaran, sebab peminat sangatlah berkurang,” keluh Ismail.

Terkait hal itu, ‎untuk menghindari keterpurukan ekonomi, Ia berharap kepada pemerintah melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKM) Kepulauan Meranti supaya membuat program kreatif dan edukatif yang menyentuh atau berpihak kepada pengrajin lokal. Bahkan jangan sampai usaha keluarga tradisional ini hanyut terbawa arus globalisasi, karena pada tahun mendatang masyarakat Asean akan menghadapi pasar bebas.

Source http://utusanriau.co http://utusanriau.co/?/det/11099
Comments
Loading...