Kerajinan Anyaman Bambu Di Langkat, Sumatera Utara

0 441

Kerajinan Anyaman Bambu Di Langkat, Sumatera Utara

Kerajinan dari anyaman bambu menjadi tumpuan hidup masyarakat Desa Sidomulyo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Karena anyaman bambu inilah sumber pendapatan dalam menggeluti usaha ekonomi kreatif tersebut.

Sumarno, selah seoarang perajin anyaman bambu, mengatakan, usahanya di Jalan Simpang Kwala Madu, Desa Sidomulyo Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, sudah menggeluti usahanya selama 23 tahun. Penghasilannya tergantung dari hasil menganyam bedeg (plafon dari bambu).

Disebutkan, 21 tahun silam, dia bekerja sebagai kenek sedako (angkutan kota) selama setahun lebih. Kemudian beberapa bulan istrahat. Setelah menikah dia mendapat ide dari teman-teman sepergaulannya untuk membuka usaha dari bahan bambu. Modal awal usaha pada 1993 Rp150 ribu. Selama sembilan bulan berkembang menjadi Rp1,4 juta, lalu temannya mengusulkan agar dia memohon pinjaman ke BRI Rp 2 juta. Kemudian setelah berkembang pihak bank memberi pinjaman hingga Rp500 juta.

Selama 22 tahun menggeluti usaha ini, pekerjanya dulu hanya 2 orang. Sementara jenis anyaman bambu yang dihasilkan yakni atap pohon nipah, kayu kelapa, tepas.  Kini hasil usahanya dipasarkan ke Aceh, Pekanbaru, Padang, Rantau Prapat, dan Medan sekitarnya. Pernah dia mendapat pesanan dari salah seorang pengusaha nasional dan perusahaan pelayaran membeli hingga ribuan tepas jenis hati.

Sementara bahan baku berupa bambu, didapat dari Tanah Karo, Kabanjahe, Kwala Sawit, dan Langkat. Kini jumlah pekerja diusaha anyaman bambu miliknya berjumlah 30 orang. Para pekerja mendapat upah Rp50 ribu per hari, dimulai kerja pukul 07.00-14.00 WIB untuk pekerja perempuan. Bagi pekerja pria beraktivitas pukul 07.00-17.00 WIB.

Dari usahanya itu Sumarno mengantongi penghasilan sekitar Rp7 juta, atau memperoleh keuntungan bersih Rp5,8 juta setelah dikurangi untuk gaji karyawan. Dia berharap, adanya perhatian pemerintah bagi pelaku usaha kecil, terutama terkait pinjaman modal usaha dengan bunga ringan. Karena usaha seperti ini mampu bertahan dan membuka lapangan kerja.

Source http://harian.analisadaily.com http://harian.analisadaily.com/sumut/news/sumarno-perajin-anyaman-bambu-yang-sukses/179011/2015/10/13
Comments
Loading...