Kerajinan Anyaman Bambu Di Majalengka

0 379

Kerajinan Anyaman Bambu

Usaha kerajinan Anyaman Bambu yang terbilang rumit itu tetap hidup. Salah satu sentranya ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Usaha tersebut menjadi sumber penghasilan sampingan masyarakat di beberapa kecamatan di Majalengka seperti di Sukahaji, Rajagaluh, Palasah, Leuwimunding, dan Sindangwangi.

Salah satu desa yang sebagian besar warganya menggantungkan rezeki dari kerajinan anyaman bambu ada di Salagedang, Kecamatan Sukahaji. Usaha anyaman bambu sampai saat ini masih menjadi lumbung pendapatan penduduk setempat.

Tumpukan produk anyaman yang belum selesai banyak teronggok di samping-samping rumah penduduk. Ada juga onggokan bilah-bilah bambu yang baru saja disiapkan untuk membuat anyaman. Bambu yang baru disayat itu diletakkan di tempat yang terlindung dari panas dan hujan supaya tidak cepat rusak ketika ingin dibuat produk anyaman.

Jamil, perajin di desa Salagedang mengungkapkan, hampir seluruh warga di desanya berprofesi sebagai perajin anyaman bambu. Dia sendiri telah menekuni usaha ini sejak 10 tahun lalu mengikuti jejak sang orang tua yang juga perajin anyaman bambu. Kebanyakan profesi ini ditekuni kaum pria. Tapi para ibu rumah tangga juga ikut turun tangan membuat berbagai anyaman, mulai dari kipas tangan, bakul nasi, kukusan, hingga topi tani.

Penduduk menjual produk anyaman itu dengan harga bervariasi. Misalnya kipas tangan Rp 2.000 untuk ukuran kecil, bakul Rp 10.000 untuk ukuran besar. Namun, menurut Jamil, produk yang paling banyak dibuat penduduk sekitar adalah boboko atau bakul kecil yang seharga Rp 7.000 per buahnya. Sebulan ia bisa menjual dua kodi produk anyamannya itu dengan harga Rp 150.000 per kodi. “Saya lebih suka membuat bakul yang lebih kecil karena lebih banyak peminatnya,” ujar Jamil.

Source Kerajinan Anyaman Bambu Di Majalengka Kerajinan Anyaman Bambu Di Majalengka
Comments
Loading...