Kerajinan Anyaman Daun Lontar Di Belu

0 259

Kerajinan Anyaman Daun Lontar Di Belu

Anyaman dari daun lontar yang digunakan untuk meminang calon pengantin perempuan dalam adat istiadat Belu, tanasak, laris manis pada pameran pembangunan yang digelar Arena Pameran Fatululi Kupang,.

Koordinator Stand Kabupaten Belu, Isabel Da C. Barros, ketika ditemui Pos Kupang di stand tersebut mengatakan, mereka membawa anyaman dari Belu sebanyak 20 buah. Saat ini tinggal lima buah saja. Isabela mengatakan, mayoritas tanasak dibeli oleh pengunjung yang menyukai barang-barang unik. Tanasak dibanderol dengan harga mulai Rp 20.000 hingga Rp 100.000.

Khusus kerajinan anyaman, kata Isabel, dilakukan oleh kelompok perajin Wekyar. Sehari-hari mereka membuat kerajinan anyaman tanpa henti, sehingga hasil yang didapat pun untuk memenuhi kebutuhan. Perajin kata dia, menenun dulu baru dibayar kemudian.

“Barang-barang anyaman ini sangat disukai oleh wisatawan asing. Mereka sangat menyukai barang yang unik. Apalagi harga yang ditawarkan sangat terjangkau. Jika barang tersebut hilang, tak begitu mengganggu mereka,” tuturnya.

Sejak dibuka, tanasak, madu asli pohon dan batu, beras merah, kue kering dari bahan dasar jagung, ketela pohon, pisang dan lainnya laris diincar pengunjung.

Source Kerajinan Anyaman Daun Lontar Di Belu Kerajinan Anyaman Daun Lontar Di Belu
Comments
Loading...