Kerajinan Anyaman Macrame Di Jakarta

0 385

Kerajinan Anyaman Macrame Di Jakarta

Sebelum banyak pot gantung plastik atau penggunaan kawat sebagai penggantung, banyak orang merangkai tali plastik (tali jemuran) sebagai penggantung pot. Nah, belakangan ini tren tersebut muncul lagi seiring dekorasi rumah ala skandinavian populer di kalangan ibu-ibu.

Kerajinan macrame sebenarnya kerajinan berasal dari Amerika Latin. Di Indonesia, kerajinan macrame sudah dikenal sejak tahun 70-an. Macrame sendiri sebenarnya kerajinan anyaman dengan aneka motif yang berbahan dasar tali. Para pembuat macrame pun menilai potensi bisnis macrame masih sangat luas. Buktinya, permintaan terus saja berdatangan.

Ada dua jenis tali yang biasanya digunakan untuk membuat macrame, yaitu tali kur dan tali katun. Kedua tali itu juga punya keunikan tersendiri. Jika tali kur punya warna yang cerah dan glossy, tali katn biasanya lebih soft dan berkesan elegan.

Monica Novianty, pemilik My Lazy Saturday (@mylazysaturday) asal Jakarta juga mengakui jika memperbarui motif perlu dilakukan. Bahkan dirinya pernah mendapat rekomendasi beberapa motif dari konsumen. “Ada yang minta motifnya pengen begini, ada juga yang suka motifnya tapi minta warnanya beda. Permintaan konsumen macam-macam, tapi tetap kami layani,” tuturnya.

Monic mendapat inspirasi beragam motif macrame dari tutorial blog, Youtube maupun Pinterest. Tutorial beragam motif macrame datang dari luarnegeri. “Semua referensi memang dari luarnegeri karena memang asal kerajinan macrame ini dari sana. Kalau dari Indonesia sendiri, saya masih belum ketemu yang bikin tutorial soal macrame lengkap,” kata Monic.

Soal persaingan, Monic menuturkan perajin macrame di Indonesia makin banyak bermunculan. Mulai banyak kaum hawa yang tertarik untuk membuat macrame sendiri, sehingga pelatihan tentang macrame juga mulai banyak ditemui. Meski makin banyak perajin macrame, Monic tetap merasa pasar kerajinan ini masih luas untuk digarap dan kebutuhannya masih besar.

Source https://peluangusaha.kontan.co.id/ https://peluangusaha.kontan.co.id/
Comments
Loading...