Kerajinan Anyaman Mendong Di Tana Toraja

Fransiska, siswi kelas enam berpose memegang tas yang berbahan dasar daun mendong.
0 391

Kerajinan Anyaman Mendong Di Tana Toraja

Di tengah kemegahan alam, di Tana Toraja, dunia pendidikan juga menjadi salah satu media untuk melestarikan budaya mereka yang kaya. Salah satu sekolah dasar di Denpina, Toraja Utara, memiliki ekstrakurikuler yang unik, yakni menganyam daun mendong, sejenis rumput rawa. Tradisi menganyam diwariskan oleh sang ibu kepada anak-anaknya. Hingga kini, tradisi ini masih dilestarikan oleh SD 6 Denpina.

Yosphina adalah salah satu guru yang mengajar ekskul menganyam. Ia mengabdikan dirinya di dunia pendidikan sejak delapan tahun lalu. Baginya, kegiatan menganyam ini sangatlah penting guna melestarikan kebudayaan setempat. Kegiatan menganyam kerajinan digagas SD 6 Denpina dua tahun lalu.

Ekskul ini sangat diminati para siswa. Awal mulanya, daun mendong hanya dianyam untuk tikar. Seiring perkembangan zaman, kini anak-anak mampu bikin tas, sarung ponsel dan laptop. Tahun ini, salah satu siswi SD 6 Denpina mewakili Toraja untuk maju ke tingkat nasional lomba menganyam.

Meski demikian, kurangnya minat warga sekitar untuk membeli produk kerajinan merupakan kendala tersendiri. Pemasarannya memang hanya melingkupi sekitar sekolah, belum sampai pemasaran ke luar daerah maupun online. Harapannya, pemerintah mampu memperhatikan persoalan ini sehingga tradisi leluhur ini dapat dilestarikan hingga generasi penerus kelak.

Source http://lensa.fotokita.net http://lensa.fotokita.net/2016/06/tradisi-unik-menganyam-mendong-di-tana-toraja/
Comments
Loading...