Kerajinan Anyanan Bilik Dan Gribig Di Sumedang

0 285

Kerajinan Anyaman Bambu

Sejak 1972, Pak Abo, warga Dusun Cibogo, Desa Sukasari, Kec. Sukasari, Sumedang, sudah membuat kerajinan bilik. Ia memproduksi 2 jenis kerajinan, yaitu bilik untuk rumah dan gribig. Bilik biasanya dibuat dalam ukuran 2m x 3m, sedangkan ukuran gribig lebih bervariasi, yaitu 1,5m x 3m, 2m x 4m, dan 2m x 5m. Gribig itu wadah untuk menjemur padi,” ujar pak Abo.

Proses awal pembuatan, Pak Abo membeli bambu dari petani seharga Rp5.000/ batang. Bambu kemudian dirapikan, agar bentuknya lebih rata. Setelah itu, bambu dibelah dan disayat, sehingga menghasilkan lembaran yang tipis. Lembaran tipis ini kemudian dijemur sampai kering. Setelah kering, baru lembaran bambu ini dianyam. Dalam sehari, ia bisa membuat 2 sampai dengan 3 lembar bilik.

Untuk membuat bilik ukuran 2m x 3m, dibutuhkan 2 batang bambu. Jadi, modal membuat bilik ukuran ini Rp10.000. Ia menjual ke Subang sebanyak 60 lembar selama sebulan sekali dengan harga Rp30.000/ lembar.

Jenis Bilik lain nya yaitu bilik klinis menggunakan bahan baku kulit bambu, tidak seperti bilik biasa yang menggunakan bagian dalam bambu. Hasilnya pun lebih mengilap dan bertekstur daripada bilik biasa. Terkadang, pesanan bisa meningkat jumlahnya, sedangkan ia hanya produksi 50 lembar dalam seminggu. Ia pun menampung bilik buatan orang lain dengan membelinya seharga  Rp16.000/ lembar

Source Kerajinan Anyanan Bilik Dan Gribig Di Sumedang Kerajinan Anyanan Bilik Dan Gribig Di Sumedang
Comments
Loading...