Kerajinan Atap Rumbia Di Tasikmalaya

0 285

Kerajinan Atap Rumbia Di Tasikmalaya

Bila melihat gaya  bangunan dengan Beratapkan Rumbia untuk beberapa bangunan Rumah Makan,Villa-vila cantik bernuansakan bangunan Orang zaman dulu ataupun bangunan-bangunan yang ingin diset oleh si empunya bangunan sebagai tempat yang nyaman dipakai untuk bangunan – bangunan santai.

Karena bila di telisik lebih jauh lagi, Atap Rumbia tersebut (Hateup),  itu terdiri dari beberapa Jenis yang bisa dipakai membuat Teduhnya sebuah bangunan bernuansakan “Keteduhan” Khas bangunan orang-orang zaman dulu sebelum Atap Jenis Genting Tanah dibuat dan diproduksi besar-besaran dan melibas Ke-Khasan  pembuat Atap  sebuah bangunan atau Rumah  warga diseluruh Nusantara.

Bangunan tempat-tempat khusus untuk ternak-ternak miliknya para Orang-orang di zaman yang telah lalu biasanya sampai kinipun masih memakai  atap rumbia “Hateup” tersebut,  gubuk-gubuk Kebun dan Sawahnya para Petani  di Wilayah Negri ini masih banyak yang mempertahankan Tradisi Atap dengan jenis Hateup  yang dimaksud.

Kampung yang Bernama Kampung Talun Desa Selebu Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat. Hampir 80%-nya Warga  Dikampung tersebut bekerja Membuat  Hateup dengan bahan dasar Daun Pohon Kiray dan Hateup Eurih (ilalang).

Bu Ida seorang pembuat Hateup Eurih ketika sedang sibuk menyelesaikan pekerjaannya. Untuk satu buah  Hateup Eurih yang dia Kerjakan, Bu Idapun   menuturkan ceritanya bahwa dirinya hanya memperoleh Rp.100,-perbuahnya , “Biasanya saya hanya bisa menyelesaikan Hateup ini sebanyak 150 Buah perharinya ,jadi bayaran yang saya dapatkan perhari  adalah Rp.15.000,-

Bu Ida-pun sempat bercerita bahwa untuk memperoleh bahan dasar Daun Kiray dan Daun Ilalang dia Tidak Mempermasalahkannya, karena semua bahan dasar itu diantar langsung oleh Suaminya dari Bandar yang Bernama Pak E’li “Hanya membuat tali dari bambu dan alat yang dibuat untuk penjepit dari Bambu, suami saya yang mengerjakannya “ Tuturnya.

Source https://indonesiana.tempo.co https://indonesiana.tempo.co/read/36861/2015/02/23/asepmuhammadr/indahnya-cerita-pembuat-atap-rumbia-hateup-di-kabupaten-tasikmalaya
Comments
Loading...