Kerajinan Baju Dipadukan Sisik Ikan Di Teluk Ambon

0 680

Kerajinan Baju Dipadukan Sisik Ikan Di Teluk Ambon

Berawal dari keisengan membuat baju untuk boneka di masa kecil dan mengumpulkan sisik ikan, Perempuan satu ini berhasil ujuk gigi di Negeri Paman Sam.

Theodora atau yang akrab disapa Thea ini gemar membuat baju berbahan kertas untuk boneka koleksinya. Tujuannya agar bisa ditukar pasang tiap kali. Dia menamainya “Baju Ana Pop”. Dari hanya baju untuk boneka, desain sederhana itu lantas dijadikan inspirasi membuat baju untuk daily outfit-nya. “Beta suka yang simple tapi nyaman. Sama kayak baju ana pop itu,” jelasnya.

Ibu tiga anak itu lantas memadukan berbagai pola serta bahan untuk mempercantik baju. Seperti padu padan kain shibori asal Jepang dan Tenun Tanimbar. Karya adibusananya mengusung tema kimono cutting yang lurus dan simetris tanpa belahan di sisi depan.

Tak dinyana baju yang kerap dipakai itu mencuri hati seorang kawan di Amerika Serikat yang merupakan owner sebuah EO penyelenggara fashion week di New York. Pada 12 Februari lalu, Thea terbang ke jantung Amerika dan menggelar fashion show pertamanya di hadapan para designer terbaik.

Dosen Fakultas Ilmu Perikanan Universitas Patimura Ambon itu menjadi orang pertama yang bukan designer namun tampil memukau membawa adibusana nan unik itu. ”Beta ni bukan designer lho, tapi orang bisa suka beta karya sederhana, itu yang luar biasa sekali,” kenangnya bangga di workshop miliknya di Rumah Kayu Wayame (Rukawa), Kecamatan Teluk Ambon.

Sebagai salah satu anak daerah, Thea tentu tidak menyia nyiakan kesempatan itu. Kolektor wastra itu memakai tenun Tanimbar dengan corak meriah yang dikawinkan dengan motif tie dye kain Shibori asal Jepang.

Source https://terasmaluku.com https://terasmaluku.com/dari-mardika-ke-amerika-berkat-sisik-ikan/
Comments
Loading...