Kerajinan Bambu Di Tangerang

0 442

Kerajinan Bambu Di Tangerang

Sejak lama Kecamatan Legok, Tangerang, Banten, dikenal sebagai sentra kerajinan bambu. Tanaman bambu banyak ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Melimpahnya tanaman bambu mendorong masyarakat di sekitar daerah ini untuk mengolahnya menjadi aneka kerajinan.

Ada tiga kampung di Kecamatan Legok yang menjadi sentra kerajinan bambu. Di antaranya, Cadas, Rancagong Legok, dan Manuntung. Produk yang dihasilkan sangat beragam, di antaranya topi bambu atau caping, tampah, bakul, ayakan, keranjang, dan lain-lain.

Letak sentra kerajinan bambu ini tidak jauh dari Lippo Karawaci yang merupakan kompleks perumahan modern di Tangerang. Kendati tidak jauh dari kawasan perumahan, tapi nuansa desa di perkampungan ini masih sangat kental.

Inang, salah seorang perajin menuturkan, bahwa spesialisasi produk ini dipengaruhi faktor sejarah. “Kami tidak tahu kenapa bisa seperti itu. Usaha kerajinan ini kan sudah turun temurun juga. Istilahnya sudah dari nenek moyang,” terang Inang.

Mengenai harga jual, bervariasi tergantung ukuran dan kerumitan. Contohnya produk bakul ukuran besar dihargai Rp 13.000 per buah di tingkat pedagang pengumpul (pengepul). Dalam seminggu Inang bisa mengerjakan 30 bakul-50 bakul, dengan omzet Rp 390.000. Keuntungan dari kerajinan ini lumayan besar. Menurut Inang, biaya produksi membuat lima bakul hanya Rp 15.000.

Sementara harga jual tampah lebih murah ketimbang bakul. Satu tampah dihargai Rp 11.000. Namun, rata-rata jumlah produksi setiap minggunya lebih banyak dibandingkan bakul, yakni mencapai 40 tampah per minggu.

Source Kerajinan Bambu Di Tangerang Berburu kerajinan bambu di Legok (1)
Comments
Loading...