Kerajinan Ban Bekas Di Bantul

0 737

Kerajnan Ban Bekas

Warga pedukuhan Karasan, Desa Palbapang Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengolah ban bekas menjadi aneka kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai jual di pasaran. “Berbagai kerajinan ban bekas yang diproduksi diantaranya barang rumah tangga seperti meja kursi, pot bunga, tempat sampah, jok sandal dan tali timba sumur,” kata perajin ban bekas di Palbapang, Bantul, Soekamto.

Menurut dia, usaha yang dirintis sejak 1976 ini awalnya hanya sebatas iseng, namun dirinya terus berinovasi dan saat ini dirinya bisa memperoleh pendapatan hingga sebesar Rp2 juta per hari dari penjualan aneka kerajinan ban bekas tersebut.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, seperti satu set meja kursi terdiri empat buah kursi dan satu meja bulat sebesar Rp550 ribu, ban andong Rp40 ribu, sandal Rp10 ribu, tali timba Rp2 ribu per meter, ember Rp10 ribu serta tempat sampah Rp25 ribu ukuran kecil dan Rp40 ribu ukuran besar. Ia mengatakan, dengan omzet mencapai sebesar Rp2 juta per hari tersebut setidaknya usaha ini bisa memberikan pekerjaan terhadap enam orang tenaga setempat yang membantu pengerjaan produksinya.

Mengenai bahan baku ban bekas kata dia, tidak kesulitan karena bisa diperoleh di perusahaan bus dengan harga rata-rata Rp3 ribu untuk ban angkot, Rp2.500 untuk ban sepeda motor, Rp11 ribu untuk ban diesel serta Rp35 ribu untuk ban besar seperti truk atau bus.

Source Kerajinan Ban Bekas Di Bantul Kerajinan Ban Bekas Di Bantul
Comments
Loading...