Kerajinan Barongsai China Di Yogyakarta

0 222

Kerajinan Barongsai China Di Yogyakarta

Usianya memang sudah tidak muda lagi, namun semangatnya masih menggelora ketika menceritakan bagaimana kisah profesinya sebagai seorang perajin barongsai. Adalah Martinus Doel Wahab, kakek yang tinggal di Kampung Sutodirjan Yogyakarta ini adalah salah satu perajin barongsai yang masih eksis hingga sekarang.

Dari rumah kecil di gang sempit itulah Doel masih dengan cekatan membuat barongsai. Kesukaannya terhadap barongsai dimulai sejak berumur 12 tahun. Sepulang sekolah dia selalu melewati Hohab atau tempat latihan barongsai untuk warga keturunan Tionghoa, tepatnya di seputaran kampung pecinan Jogja yang tak jauh dari rumahnya. Dari situlah ketertarikan dia mulai belajar kesenian barongsai dan juga silat.

Awal memilih barongsai sebagai jalan hidup, ketika tahun 1991 Doel pensiun dari pekerjaannya di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Yogyakarta. Kecintaan Doel dimulai dengan seringnya membuat topeng kepala naga barongsai. Sampai akhirnya, Doel mengajak para warga kampung Sutodirjan untuk membuat kelompok barongsai yang diberi nama Isaku Iki, yang artinya dalam Bahasa Indonesia “bisaku ya ini”.

Menjadi berkah bagi Doel tentunya ketika perayaan Imlek banyak pesanan yang datang kepadanya. Harga sebuah kepala barongsai hanya dipatok sebesar Rp 80.000 per buahnya. Sedangkan untuk seperangkat alat liong untuk lima orang pemain dijual dengan harga Rp 400.000. Doel sengaja menjualnya dengan murah untuk menarik konsumen.

Bagi pelestari kesenian barongsai tersebut mempertahankan kebudayaan Tionghoa yang semakin terdesak arus modernisasi di Jogja memang sulit. Namun, karena panggilan hati, maka dirinya berkomitmen akan tetap berkonsentrasi menekuni seni pembuatan kepala barongsai bahkan sampai ajal menjemput.

Barongsai, katanya, bukan sekadar budaya Thionghoa. Melainkan juga memiliki filosofi mendalam. Hal ini karena barongsai dimaknai sebagai binatang kesayangan dewa yang membawa keberuntungan. Sedangkan liong merupakan perwujudan dewa laut sebagai penolak bala.

Source https://www.brilio.net https://www.brilio.net/news/di-gang-sempit-jogja-ini-barongsai-china-lahir-sosok-ini-pelakunya-150828f.html
Comments
Loading...