Kerajinan Batik ‘Adifta’ Di Cirebon

0 12

Kerajinan Batik ‘Adifta’ Di Cirebon

Kita semua tentu mengenal batik. Batik merupakan salah satu produk fashion asli buatan Indonesia. Memiliki motif yang beragam dan nilai seni yang tinggi membuat batik Indonesia dikenal hingga ke mancanegara.

Seiring dengan perkembangan zaman, bisnis penjualan batik juga terus mengalami peningkatan. Salah satunya dialami oleh Dina Rosdiana (27), salah satu pemilik usaha batik khas Cirebon, Jawa Barat, Batik Adifta.

Dina menceritakan bila ia dan sang kakak, Efi Utayati (41) adalah generasi ketiga yang melanjutkan bisnis Batik Adifta. Bisnis ini dijalankan secara kekeluargaan dan turun menurun.

“Ini sebenarnya bisnis keluarga, turun temurun dari nenek saya. Saya dan kakak saya adalah generasi ketiga setelah ayah saya. Jadi dari kecil kami tuh sudah terbiasa dan sangat mengenal batik,” ungkap Dina

Sejak kecil Dina dan Efi sudah dididik dan diajari bagaimana caranya membuat batik tulis khas Cirebon dari kedua orang tua mereka. Menurut Dina, membuat batik khas Cirebon cukup sulit terutama saat memilih motif dan warna.

“Batik Cirebon itu khasnya adalah berani bermain warna. Selain variatif, warnanya juga sangat menonjol dan terang. Lebih warna-warni dibandingkan dengan batik kota-kota lain yang warnanya itu lebih gelap, kalem dan teduh. Kalau batik Cirebon cendrung lebih terang,” tuturnya.

Karena melanjutkan bisnis keluarga, Dina mengakui bila ia tidak sama sekali mengeluarkan modal untuk memulai bisnis ini. Meski tanpa modal, justru hal itu menjadi tantangan bagi Dina. Apalagi orang tuanya telah sukses memperkenalkan Batik Adifta ke seluruh Indonesia.

“Kalau untuk generasi ketiga ini boleh dibilang kami tanpa modal karena kami melanjutkan usaha ayah saya. Awalnya kita jualin dulu yang punya ayah terus hasil penjualan itu kita jadikan modal,” ucapnya.

Produk Batik Adifta yang paling dikenal karena memiliki ciri khas unik adalah batik tulis. Menurut salah satu pemilik usaha, Dina Rosdiana, batik tulis ini dibuat langsung oleh para pembatik lokal asal Cirebon, Jawa Barat. Karena 100% dibuat dengan tangan, harga yang dibanderol batik tulis Batik Adifta juga cukup mahal, dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

“Kalau batik tulis itu dimulai dari Rp 600 ribu hingga di atas Rp 2 juta,” katanya.

Selain dibuat dari tangan para pembatik, mahalnya harga batik tulis disebabkan tekstur batik yang dihasilkan sangat halus. Hal itu terjadi karena pada saat proses pembuatan batik dengan menggunakan canting dilakukan dengan cukup hati-hati. Maka tidak heran  proses pembuatan batik tulis memerlukan waktu yang cukup lama.

“Perbedaan itu dari pengerjaan hingga kehalusan motif. Batik tulis itu kan dikerjakan satu per satu dengan menggunakan canting. Pengerjaannya memakan waktu berbulan-bulan, ada juga yang sampai tujuh bulan,” paparnya.

Meski berharga mahal, peminat batik tulis Batik Adifta cukup banyak. Namun pembeli terbesar masih didominasi dari masyarakat yang berada di Pulau Jawa.

“Banyak terutama dari Pulau Jawa. Yang paling banyak membeli batik kami itu dari Semarang karena warga Semarang itu sangat mencintai batik,” tambahnya.

Selain menjual batik jenis tulis, Dina juga menyediakan batik jenis cap. Berbeda dengan batik tulis, harga jual batik cap dibanderol lebih murah karena teksturnya lebih kasar dan cukup mudah saat proses pembuatannya.

“Kalau batik cap harganya dari kisaran Rp 85 ribu hingga Rp 225 ribu,” tukasnya.

Berbagai teknik penjualan dilakukan Dina Rosdiana (pemilik usaha Batik Adifta) agar usahanya bisa tumbuh dan berkembang di tengah ketatnya persaingan pesar batik di dalam negeri. Awal pertama kali bisnis ini dirintis di tahun 1972, teknik penjualan yang dilakukan adalah dari mulut ke mulut.

Setelah itu, Batik Adifta mencoba membuat sebuah galeri khusus penjualan Batik Adifta di Jalan Kebagusan No. 132, Cirebon, Jawa Barat. Kemudian cara lain yang ditempuh adalah dengan menjual melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram.

Source https://news.indotrading.com https://news.indotrading.com/kakak-adik-ini-raup-omzet-ratusan-juta-dari-bisnis-batik-adifta/
Comments
Loading...