Kerajinan Batik Bahan Kertas Semen Di Pekalongan

0 220

Kerajinan Batik Bahan Kertas Semen Di Pekalongan

Secara umum kerajinan batik terbuat dari bahan kain yang memilki kualitas baik, tetapi ada salah satu seniman yang mengembangkan dan membuat kerajinan batik dengan menggunakan kertas semen adalah Harris Riadi yang bertempat tinggal di sentra batik di kawasan Tirto, Pekalongan. Beliau merubah limbah dari kantong semen menjadi produk batik. Batik berbahan dasar media kertas sisa pembungkus semen ditampilkan untuk memperkenalkan khasanah batik daerah yang ramah lingkungan.

Meski terbuat dari kertas bekas, batik dari kantong semen cukup kuat untuk dijadikan sebagai bahan aksesori rumah tangga. Hal ini karena kertas kantong tersebut tebal dan tidak mudah sobek. Kantong semen yang sudah dibatik dimanfaatkan untuk membuat gorden, sarung bantal, tas, sandal, dan lain sebagainya. Meskipun demikian, beliau sengaja tak memanfaatkan kertas batik dari kantong semen untuk pakaian dengan alasan estetika. Misal untuk membuat satu unit gorden, sarung bantal, maupun tas, dibutuhkan sekitar 1-2 kantong semen.

Proses pembuatan batik kertas semen tidak berbeda dengan proses pembuatan kain batik lainnya. Hanya saja, pewarna yang digunakan dalam membuat kertas batik sebaiknya pewarna alami. Apabila menggunakan pewarna dari bahan kimia, kantong semen akan mudah hancur. Hasil batik dengan menggunakan media kertas nyaris sama dengan hasil batik dengan menggunakan media kain. Bahkan bila hanya dilihat saja, sekilas tampak tak ada perbedaan. Kertas batik dengan kain batik baru bisa dibedakan setelah dipegang dan diraba.

Berikut proses pembuatan batik dengan media limbah kertas semen :

  • Langkah pertama dengan mencuci kantong semen bekas. Kantong semen dimasukkan ke dalam bak yang berisi air.
  • Setelah dicuci lalu dikeringkan dengan cara digantung.
  • Kantong semen yang telah bersih kemudian dipotong sesuai ukuran barang yang akan dibuat.
  • Setelah itu, kantong semen dibatik, dengan cara dicap. Proses pengecapan ini dilakukan secara hati-hati sehingga batik cap yang diperoleh terlihat rapi.
  • Proses selanjutnya merebus kantong semen yang telah dibatik dengan air panas. Perebusan ini dilakukan untuk menghilangkan lilin batik atau malam.
  • Kemudian memasuki proses pengeringan dengan cara dijemur. Kantong semen yang telah selesai dibatik lalu diproses dengan cara dipotong sesuai pola dan dilem.
  • Setelah itu dijahit dengan menggunakan mesin. Proses penjahitan ini dilakukan oleh tenaga kerja yang telah ahli, sehingga hasil jahitan bagus dan rapi.

Terdapat dua metode untuk pembuatan kertas batik dari kantong semen antara lain :

  • Metode pertama, membatik kantong semen yang sudah dibersihkan, tanpa diolah terlebih dahulu. Setelah kertas dibatik, lalu dibuat aksesori rumah tangga.
  • Metode kedua, dengan memilin potongan kantong semen menjadi tali dan kemudian merajutnya menjadi berbagai aksesori. Setelah rajutan terbentuk, barulah ia membatik di atasnya.

Produk batik berbahan kertas semen sudah mulai dipasarkan tidak saja di dalam negeri tetapi juga diekspor ke Eropa, Korea dan Belanda. Produk batik dari kertas semen banyak disenangi pembeli manca negara karena merupakan produk daur ulang dari bahan natural yang mudah larut kembali menjadi tanah. Kelebihan batik kertas semen yaitu tidak mudah berjamur dan merupakan produk daur ulang dengan memanfaatkan limbah yang sudah tidak dipakai.

Source https://fitinline.com https://fitinline.com/article/read/batik-kertas-semen/
Comments
Loading...