Kerajinan Batik Di Kabupaten Kuningan

0 279

Kerajinan Batik Khas Kuningan

Batik Kuningan juga tak kalah dengan Kabupaten Cirebon. Jika daerah tetangga itu punya sentra batik terkenal yakni Trusmi, di Kota Kuda juga ada perajin batik. Lokasinya di Desa Cikubangsari, Kecamatan Kramatmulya. Dari desa ini, produk batik rumahan bercorak kuda disebar ke berbagai wilayah. Pionir pembuat batik Kuningan adalah May Sutisna. Sudah tujuh tahun May menggeluti usaha batik yang kini produknya sudah menyebar ke berbagai instansi pemerintah dan lingkungan pendidikan.

Awalnya, kata dia, usaha yang dijalaninya belum mendapat respons dari pasar. Tapi kondisi itu tidak membuat dirinya putus asa. Dengan semangat pantang menyerah, May terus memperkenalkan produk batiknya ke instansi pemerintah dan lingkungan pendidikan. Perlahan namun pasti, masyarakat mulai mengenal produk batik yang dihasilkannya.

“Ya awalnya saya ingin usaha di Kuningan, tapi yang sekiranya belum ada di Kuningan. Kemudian saya mencoba membuat batik dan hasilnya saya kenalkan kepada masyarakat. Butuh waktu lama untuk mengenalkan produk ke masyarakat yang sudah terlanjur menyukai batik buatan luar daerah,” katanya.

Agar produk yang dihasilkannya dikenal khalayak luas, May kerap ikut berbagai pameran baik di Kabupaten Kuningan maupun di luar daerah. Selain itu, May juga rajin menyambangi sekolah-sekolah dengan tujuan memasarkan batik hasil produksinya.

Saat ini, ada tiga jenis produk batik Cikubangsari yang dibuat saya. Yakni batik tulis, semi tulis dan batik cap. Saya juga sering mengikuti pameran-pameran di Kuningan dan di luar daerah.

Untuk soal harga, May menjamin jika harga batik yang ditawarkannya terbilang murah. Mulai dari harga Rp 75 ribu hingga Rp 400 ribu. Dalam sebulan, dirinya bisa memproduksi sebanyak 200 lembar kain batik. Berkat kerja kerasnya menyasar pasar, May bisa meraup omset sekitar Rp 50 juta setiap bulannya.

Source Kerajinan Batik Di Kabupaten Kuningan Kerajinan Batik Di Kabupaten Kuningan
Comments
Loading...