Kerajinan Batik Gemawang Motif Kembang Kopi Di Semarang

0 193

Kerajinan Batik Gemawang Motif Kembang Kopi Di Semarang

Menikmati selembar batik selalu menghadirkan aneka rasa. Melihat ceceg demi ceceg yang ditorehkan pembatik dengan canting dan aroma lilin malam, menegaskan makna batik (mbaka satitik, mbaka sathithik), setitik demi setitik juga sedikit demi sedikit, menghargai suatu proses bukan hanya hasil yang bersifat instant.

Mampir sejenak di Kopi Banaran di ruas jalan raya Semarang-Yogya antara Ambarawa dan Magelang, pengunjung dapat menikmati etalase batik cantik lengkap dengan mbakyu pembatiknya. Batik Gemawang adalah batik yang dihasilkan oleh komunitas perajin batik yang bernaung di bawah panji Nyi Ageng Pandanaran di Desa Gemawang, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang. Salah satu ciri khas batik Gemawang adalah pola kopi, selembar batik yang mengangkat potensi lokal daerah setempat.

Batik Gemawang Motif Kembang Kopi

Kembang kopi arane…..’ ‘blanggrng‘ (bunga kopi disebut blanggreng) demikian kenangan pelajaran bahasa daerah Jawa yang kami dapat saat SD. Salah satu kekhasan bahasa daerah Jawa adalah sebutan berbeda untuk nama bunga setiap jenis tanaman.

Bunga kopi berwarna putih bersih dengan aroma yang sangat harum. Musim kopi berbunga adalah salah satu saat yang sangat menyenangkan bagi warga sekitar perkebunan kopi. Angin menghantarkan keharuman bunga kopi yang khas hingga ratusan meter dari hamparan. Sayangnya musim berbunga sangat singkat, segera bunga kopi layu dan gugur dan meninggalkan bakal buah yang nantinya menghasilkan biji kopi.

Perajin batik Gemawang mendokumentasikan kembang kopi menjadi salah satu varian motif batik kopi. Setiap penikmat batik Gemawang motif kembang kopi diingatkan bahwa masa mekar tidaklah lama, membagikan keharuman wangi kembang kopi adalah dharma tanaman kopi dan saat kembang kopi gugur saatnya meninggalkan bakal buah. Setiap kita bebas menafsir analoginya dalam kehidupan.

Source https://www.kompasiana.com https://www.kompasiana.com/nprih/596a14db42bc3a06d349c492/filosofi-kopi-dalam-selembar-batik-gemawang
Comments
Loading...