Kerajinan Batik Home Decor Di Yogyakarta

0 294

Kerajinan Batik Home Decor Di Yogyakarta

Dikenal sebagai salah satu kota terbaik penghasil kerajinan batik, Yogyakarta memiliki ratusan bahkan ribuan pengrajin batik dengan ciri khas yang beragam. Salah satunya adalah Heri Hermanto yang sejak tahun 2004 silam mengembangkan bisnis batik aplikasi khusus untuk produk home decor. “Awalnya usaha ini kita rintis sebelum kami menikah. Dan berjalan terus hingga tahun 2006 kami memutuskan menikah dan sampai sekarang menjalankan bisnis batik aplikasi ini,” tutur Heri mengawali perbincangan kami.

Latar belakang pendidikan sang istri yang pernah sekolah di jurusan tata busana serta keahlian desain grafis yang dimiliki Heri, menjadi modal awal bagi sepasang suami istri ini untuk merintis bisnis batik aplikasi. “Basic dari istri kebetulan di tata busana, dan saya sendiri dari desain grafis. Kami mencoba mengkombinasikan itu menjadi batik aplikasi Ciandari,” ungkapnya.

Sebelum memproduksi batik aplikasi khusus home decor, awalnya Heri memproduksi tas handphone yang modalnya lebih murah. Namun seiring dengan permintaan pasar, Ciandari mulai beralih fokus memproduksi produk home decor seperti sarung bantal kursi, gorden, sprei dan bed cover, karpet, dan produk lainnya sesuai dengan permintaan konsumen.

Dibandingkan dengan produk batik aplikasi lainnya, Ciandari lebih mengutamakan keunikan desain dan menggunakan bahan baku yang halus (menengah ke atas) untuk menunjukkan keunggulan produk-produknya. “Kita tidak mengikuti model yang sudah ada di pasar, kita cenderung membuat desain baru dan bisa terima custom sesuai dengan permintaan konsumen,” imbuhnya ketika ditanya mengenai kelebihan produk Ciandari.

Dalam sebulan Ciandari bisa memproduksi sedikitnya 150 set batik aplikasi (satu set terdiri dari 5 sarung bantal kursi dan 1 taplak meja). “Biasanya menjelang lebaran, tahun baru, dan liburan permintaan meningkat pesat. Tapi biasanya yang ramai menjelang lebaran, satu bulan sebelum biasanya perubahan pasarnya mulai terasa,” terang ayah dua putri tersebut.

Untuk pemasaran produk, sampai hari ini Ciandari masih memenuhi permintaan pasar lokal di sekitar Yogyakarta. “Ada beberapa event pameran yang kita ikuti, dan menitipkan produk di beberapa toko yang ada di Yogyakarta. Kalo untuk online kita belum bisa maksimal, yang lebih efektif sampai hari ini lewat pameran dan informasi dari mulut ke mulut,” jelas Heri.

Kedepannya Heri berharap bisnis batik aplikasi khususnya produk sarung bantal kursi yang Ia produksi bisa masuk ke hotel-hotel besar dan memperluas pasar hingga ke beberapa daerah. “Saat ini ada keinginan untuk masuk ke hotel-hotel, sedangkan untuk luar kota ingin memperluas pasar. Sekarang kita juga belum terlalu besar untuk luar kota, baru ada Jakarta, Bandung, Surabaya, Palembang, dan Medan, lainnya belum,” paparnya.

Source https://bisnisukm.com https://bisnisukm.com/merintis-bisnis-batik-aplikasi-dengan-skill-desain-grafis.html
Comments
Loading...