Kerajinan Batik Kertas Semen Di Surabaya

0 430

Kerajinan Batik Kertas Semen Di Surabaya

Membiasakan diri untuk tetap sibuk dan beraktivitas dibuktikan Ermien Setyawati adalah obat manjur mengatasi depresi. Tujuh tahun lalu ia bisa sembuh dari depresinya justru karena mulai sibuk membuat karya tas dari bahan daur ulang. Ermien adalah warga kampung Semolowaru Elok Blok AF Surabaya. Ia merupakan owner produk tas daur ulang dari kertas semen yang ia beri nama The Menique by ESM Collection.

Di awal tahun 2011 lalu ia mencoba mencari apa yang ia suka dan ingin ia geluti. Ia sempat konsultasi dengan beberapa penggerak lingkungan yang membuat aneka produk dari bahan daur ulang. Mulanya ia sempat membuat kerajinan dari botol dan plastik. Namun akhirnya ia tertarik membuat kreasi dari sampah kertas semen usai mendapatkan pelatihan dari pemerintah. Saat itu ia dilatih membuat tas berbahan kertas semen.

Membatik di atas kertas semen inipun baru ia inovasikan tiga bulan terakhir. Sebelumnya, ia hanya menghias kertas semen untuk produknya dengan teknik jumputan. Selayaknya membuat kain jumputan, ia mengikat lembaran kertas semen sesuai pola lalu dicelupkan ke cairan pewarnaan, lalu direbus dan dikeringkan. Baru setelah itu dijahit dengan bahan pendamping untuk dijadikan tas tangan. Ia belum bisa membatik sama sekali saat itu. Lali Ermien memutuskan berangkat ke rumah batik di kawasan Putat untuk belajar membatik. Dalam empat kali pertemuan saja, Ermien sudah piawai untuk membatik di atas kertas sampah semen.

Dengan rinci, ia mencoba mempraktekkan metode membatik di atas kertas semen yang akan ia jadikan bahan utama membuat tas. Mulanya ia menyiapkan kertas semen yang sudah ia beli dari tukang bangunan.

Lalu dibentuk pola dan batasan ukuran untuk tas. Barulah kertas tersebut digambar sketsa motif batik yang akan dibuat. “Kalau sudah diskesta, lalu saya mulai mencanting. Nggak pakai cantik tradisional lagi, sekarang sudah ada yang elektrik, lebih mudah dan tidak harus meniup niup lagi,” kata Ermien.

Setelah semua gambar rampung ditindas dengan cairan malam atau lilin, maka tahapan selanjutnya masuk pada pewarnaan. Ia menggunakan pewarnaan dengan cat batik seperti pada kain. Ermien mewarna batik tersebut dengan telaten. Tak perlu takut kertas semen akan leleh atau menghalus terkena air. Ini karena kertas semen terbuat dari campuran plastik sehingga cukup tahap meski terkena cairan cat. Meski direbus sekalipun.

Tas batik cantik buatan Ermien tersebut kini sudah menembus pasar nasional. Bahkan kerap dijadikan buah tangan tamu mancanegara di Pemkot Surabaya. Sebagai peraih juara program Pahlawan Ekonomi Pemkot Surabaya tahun 2017 lalu, produknya mendapatkan kontrak beli sampai puluhan juta. Tak hanya itu Ermien sendiri mengaku sudah memasarkan produknya ke sentra UKM, berjualan lewat lapak online di medias sosial dan juga menerima pesanan dari mulut ke mulut.

Source http://surabaya.tribunnews.com http://surabaya.tribunnews.com/2018/01/10/ermien-sembuhkan-depresi-dengan-bikin-batik-di-kertas-semen-kini-untung-5-juta-perbulan?page=2
Comments
Loading...