Kerajinan Batik Motif Aliran Garis Lurus Di Wonosobo

0 248

Kerajinan Batik Motif Aliran Garis Lurus Di Wonosobo

Dari masa ke masa, kreativitas batik seakan tidak ada habisnya. Kreatornya selalu mencari capaian-capaian artistis baru untuk menggambari kain menjadi lebih indah. Di Kaliwiro, Wonosobo, seorang pengrajin batik mengembangkan bentuk baru motif batik. Dia membatik tanpa lengkung. Mulyani, pengrajin batik asal Desa Lamuk, Kaliwiro, Wonosobo, sudah sejak tiga tahun lalu menyuguhkan warna yang berbeda untuk garapan motif batik; tanpa lengkungan.

Menurutnya, batik dengan motif garis lurus ini untuk membuktikan jika garis-garis lurus juga bisa menghasilkan keindahan. Secara makna, kata Mulyani, ada pesan yang ingin disampaikan tentang ketegasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.


Untuk motifnya, ia bersama 10 karyawan sudah membuat beragam motif. Di antara yang sudah dibuatnya adalah motif topeng panguripan, tongkeret, bundengan dan lain-lain. Itu pun dengan beraneka variasi. Dalam sehari, dia mampu menghasilkan tiga lembar kain batik berukuran panjang 2 meter.

“Selain untuk melestarikan budaya, produksi batik juga untuk menyerap tenaga kerja yang ada di sekitar Desa Lamuk,” sambungnya. Untuk harga batik tersebut, Mulyani membandrol harga antara Rp 200 ribu hingga Rp 500 ribu tergantung tingkat kesulitan. Saat ini, ia mengaku batik tanpa lengkungan ini sudah berkali-kali mengikuti pameran di berbagai daerah.

“Dengan adanya batik tanpa lengkungan ini berharap agar keberadaan batik tidak monoton,” harapnya.

Source https://news.detik.com https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-3666751/kenalkan-ini-batik-aliran-garis-lurus-dari-wonosobo?_ga=2.147545399.1231937105.1524013499-1302190192.1524013499
Comments
Loading...