Kerajinan Batik Motif Beasan Di Cianjur

0 140

Kerajinan Batik Motif Beasan Di Cianjur

Perajin batik beasan atau batik Cianjuran di Kabupaten Cianjur kelimpungan karena stok pewarna dan malam (lilin) untuk membatik terus berkurang. Selama dua pekan terakhir, pasokan dua bahan baku dari Pekalongan, Jawa Tengah, itu sangat minim, bahkan tidak ada.

Ahmad Fikri, pemilik bengkel Batik Cipandawa di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, mengaku baru mulai berproduksi kembali. Dia mengaku beruntung mendapat pasokan bahan baku pewarna dan malam untuk batik cap dan tulisnya dari Tasikmalaya.

Menurut Fikri, akibat produksi batik yang terhenti itu, kepercayaan pelanggan terhadapnya sedikit berkurang meski mereka tidak membatalkan pesanan. Jika terjadi kelangkaan bahan baku, kata dia, dari tenggat waktu seminggu pengerjaan 50 potong baju, pesanan tersebut baru selesai dalam tiga minggu. Padahal, jika stok pewarna dan lilin normal, dalam sebulan Batik Cipandawa bisa menghasilkan 150 potong baju batik.

Batik Motif Beasan

Batik Cianjur motif beasan, diambil dari ciri khas Cianjur sebagai daerah penghasil beras berkualitas. Beas, yang dalam Bahasa Indonesia dikenal dengan sebutan beras adalah buah padi yang diproses, hingga saat ini belum ada jenis padi varietas Jawu Dwipa (Pandanwangi) yang menyamai dan menghasilkan kualitas beras Cianjur yang terkenal. Batik ini memiliki ciri-ciri berupa motifnya merupakan kumpulan akar pohon, batang pohon, daun, pucuk bunga, bunga dan buah padi.

Motif ini biasanya juga dipadukan dengan unsur budaya, kesenian, alam dan lingkungan keberadaannya (hamparan sawah, sungai, air, pohon-pohonan, bukit, gunung, dan awan). Arah motif beasan yaitu arah simetris, asimetris, vertikal, dan horizontal. Terdapat tambahan atau saweran berbentuk satuan pulir atau biji padi, gabah, dan bunga padi. Batik Beasan sudah dipatenkan sejak 2 Oktober 2009.

Source https://infobatik.id https://infobatik.id/batik-cianjur-motif-beasan/
Comments
Loading...