Kerajinan Batik Motif “Bungong Jeumpa” Di Aceh

0 280

Kerajinan Batik Motif “Bungong Jeumpa” Di Aceh

Desa Meusanah Manyang di Kabupaten Aceh Besar dikenal sebagai sentra batik di provinsi tersebut. Salah satu pemilik sentra batik di aceh adalah Aris Wahyu M. Sebagian besar masyarakat memakainya baik untuk kegiatan formal maupun non-formal. Sejarah batik aceh yang belum terungkap tidak menyurutkan mereka untuk melestarikannya. Bahkan selepas tsunami tahun 2004, pemerintah Aceh gencar melakukan beberapa pelatihan. Selain dengan tangan, batik aceh juga dibuat dengan cap, sablon, maupun printing.

Keunikan yang tampak dari Batik Aceh adalah motifnya yang kaya akan unsur budaya dan alam di aceh. Selanjutnya, para perajin juga tidak sungkan untuk memberi sentuhan warna yang beragam. Maka tak heran kalau motif batik aceh dipenuhi dengan warna hijau, merah, kuning, biru, dan lain sebagainya. Namun, kita akan jarang atau nyaris tidak mendapati motif binatang dalam Batik Aceh. Pemakaian pola binatang dinilai bertentangan dengan syariat Islam yang melarang pemakaian mahluk bernyawa.

Seperti yang telah disebutkan, penerapan syariat Islam yang kuat ternyata mempengaruhi motif pada batik aceh. Kendati demikian, nuansa islami ternyata mempengaruhi motif pada batik. Misalnya pola melingkar, sulur, dan garis yang menghiasi kain-kain Batik Aceh. Hal tersebut tentunya memperkaya serta mempercantik tampilan Batik Aceh.

Batik Motif Bungong Jeumpa

Bungong JeumpaBungong Jeumpa atau bunga kantil merupakan salah satu jenis bunga yang paling sering ditemui di Aceh. Bentuknya yang indah lantas menjadi inspirasi dalam pembuatan pola batik aceh. Bungong Jempa sangat digenari para pecinta motif batik aceh dengan tema tumbuhan. Sesuai dengan namanya, bunga ini dapat mewakili keindahan alam di Aceh.

Source Kerajinan Batik Motif "Bungong Jeumpa" Di Aceh Kerajinan Batik Motif "Bungong Jeumpa" Di Aceh
Comments
Loading...