Kerajinan Batik Motif Ceplok Kawung Kembang Cengkeh Di Solo

0 138

Kerajinan Batik Motif Ceplok Kawung Kembang Cengkeh Di Solo

Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu sentra batik yang ada di kota Solo. Laweyan merupakan salah satu kampung tua di kota Solo, drug yang kini juga menjadi nama kelurahan dan Kecamatan di kota Solo. Kampung ini sudah ada sejak abad ke-14 pada jaman kerajaan Pajang. Laweyan berasal dari kata Lawe yang berarti benang dari kapas yang dipintal, purchase karena pada jaman itu tempat tersebut merupakan sentra pembuatan kain. Hingga saat ini Laweyan terkenal menjadi sentra batik dan kain terutama di kota Solo dengan salah satu perajinnya Bu Sulastri.

Memasuki kampung Laweyan seakan memasuki kota lama dengan pemandangan arsitektur lama yang masih kokoh berdiri. Banyak rumah-rumah di Laweyan yang dibangun dengan sentuhan arsitektur Eropa yang megah dan kokoh. Rumah-rumah tersebut merupakan kediaman para saudagar batik pada jaman dahulu. Kekayaan mereka bahkan melampaui para bangsawan, sehingga tidak heran mereka bisa membangun istana mereka sendiri.

Ceplok Kawung Kembang Cengkeh

Terdiri dari ornamen utama yang berbentuk empat bulatan lonjong dibuat menyerupai bentuk bunga (kembang), sehingga motif ini dinamakan Kawung Kembang. Ornamen utama yang terdiri dari bulatan lonjong terdapat isen motif berbentuk garis diletakkan pada setiap ujung bulatan kawung. Di tengah-tengah antara bulatan kawung satu dengan yang lainnya terdapat isen motif yang berbentuk deretan titik dengan arah melingkar, serta membentuk lingkaran yang kecil dan empat titik yang berada di luar lingkaran tersebut.

Komposisi warna pada motif Kawung Kembang terdiri dari warna putih, putih kekuningan sebagai warna ornamen utama, merah soga sebagai warna kontur dan hitam untuk warna latar pada motif Kawung Kembang

Source https://infobatik.id/batik-solo-bentuk-ceplok-kawung-kembang-cengkeh/ https://infobatik.id/batik-solo-bentuk-ceplok-kawung-kembang-cengkeh/
Comments
Loading...