Kerajinan Batik Motif Duren Pecah di Jambi

0 180

Kerajinan Batik Motif Duren Pecah di Jambi

Perajin batik dari Kelurahan Olak Kemang, Kecamatan Danau Teluk , Kota Jambi, Atika, mengatakan, dalam lima tahun terakhir banyak perajin yang tidak lagi beroperasi, walaupun perdagangan produk ini terus meningkat.

Penyebabnya adalah produk buatan perajin setempat sulit bersaing dengan batik buatan Jawa. Harga batik buatan perajin Jambi lebih mahal dan motifnya dinilai kurang menarik. Hal itu disebabkan bahan baku masih didatangkan dari Jawa, dan ongkos pekerja lebih mahal. Ongkos buruh bahkan bisa tiga kali lipat dari ongkos buruh di Jawa.

“Ada buruh yang harus kami bayar Rp 50.000 per hari,” ujarnya. Menurutnya, jumlah perajin di wilayah Seberang Kota Jambi telah jauh berkurang. Dari sebelumnya sekitar 40 orang, kini hanya sekitar 10 orang. Atika sendiri mengaku sudah lima tahun tidak lagi beroperasi. Ia memilih menjadi pegawai di salah satu bank swasta.

Jambi sendiri memiliki motif dan corak batik yang sangat unik. Khas batik dari luar Pulau Jawa. Jika dilihat dari sejarahnya, batik Jambi berasal dari kelas bangsawan pada masa lalu. Sehingga tidak heran jika batik Jambi memiliki motif dan karakteristik yang mewah dengan corak warna yang elegant khas bangsawan. Selain itu, motif batik Jambi memiliki makna dan arti yang mendalam.

Motif batik Jambi durian pecah mengambarkan dua bagian kulit durian yang terbelah tetapi masih terpaut antara pangkal tangkainya. Dua belah kulit durian tersebut memiliki arti yang terdapat pada masing-masing bagiannya. Bagian pertama memiliki makna pondasi iman dan taqwa. Sementara bagian yang satunya memiliki arti ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa makna dari motif batik Jambi Duren Pecah ini adlaah, melaksanakan pekerjaan berlandaskan iman dan juga taqwa dan didukung dengan penguasaan ilmu serta teknologi. Maka akan memberikan hasil terbaik bagi yang menjalankannya serta keluarga dan sekelilingnya.

Source https://batikjambi.com/ https://batikjambi.com/beragam-motif-batik-jambi-dan-penjelasannya.html
Comments
Loading...