Kerajinan Batik Motif Durian Dan Manggis Di Karanganyar

0 165

Kerajinan Batik Motif Durian Dan Manggis Di Karanganyar

Hampir seluruh pengrajin batik tulis yang ada di Girilayu, Kecamatan Matesih, Karanganyar, menambah koleksi motif khas Batik Girilayu berupa Motif Durian dan Manggis. “Kami kerja sama dengan ISI Jogja pendampingan kader masyarakat wilayah seni. Pengrajin dilatih motif baru. Hasil 1 bulan itu motif baru, yakni Durian dan Manggis,” kata Pembina Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Karanganyar, Hadiasri.

Sejumlah kelompok perajin batik di Girilayu menyelenggarakan pameran batik sekaligus memamerkan motif baru. Hadiasri menjelaskan Girilayu maupun Matesih penghasil durian dan manggis. Oleh karena itu, mereka mencoba menuangkan kearifan lokal melalui goresan canting pada kain. Batik ini kemudian akan dijual ke pasaran dengan dibanderol harga sekitar Rp. 40.000 sampai Rp. 50.000 per lembar untuk selendang. Untuk diketahui, pengrajin batik tulis di Girilayu bukan hanya membuat batik tulis motif klasik, tetapi juga kontemporer.

Para perajin batik juga  membuat motif klasik, seperti Kencar-Kencar, Mahkota Raja, Kembang Kanthil, Pisan Bali, Lar Cakar Ayam, Wirasat, dan lain-lain. Mereka juga membuat motif tanaman maupun sesuatu yang menjadi ciri khas di Girilayu dan Karanganyar. Seperti, monumen tri dharma, buah duku, buah manggis, buah durian, dan lain-lain. Pengrajin batik dari Kelompok Batik Vokasi, Martinah dan Wahyu Utami, menuturkan sejumlah pengrajin sudah mengembangkan motif baru bukan klasik.

Untuk pameran yang diselenggarakan di Semarang. Satu lembar kain jarit Rp. 250.000 sampai Rp. 700.000. Bahkan lebih tergantung motif, kerumitan, dan lama pembuatan. Sementara itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mewacanakan mengubah sistem tiket masuk objek wisata di Karanganyar. Pengunjung tidak diminta membeli tiket dalam bentuk kertas, tetapi dalam bentuk iket.

Source https://infobatik.id https://infobatik.id/durian-dan-manggis-jadi-motif-batik/
Comments
Loading...