Kerajinan Batik Motif Gajah Oling di Banyuwangi

0 334

Kerajinan Batik Motif Gajah Oling di Banyuwangi

Berbicara batik Banyuwangi, aneh rasanya tanpa menyebut Gajah Oling. Di antara banyaknya motif batik Banyuwangi, motif Gajah Oling lah yang paling sering diidentikkan dengan batik asal kabupaten di ujung timur pulau Jawa tersebut.
“Yang paling populer ya (motif) Gajah Oling karena sudah jadi ciri khasnya (batik) Banyuwangi,” ujar Susiyati, pengrajin batik Banyuwangi dan pemilik Griya Batik Gondo Arum. Susiyati menambahkan, motif Gajah Oling populer karena keberadaanya sudah sangat lama, bisa dibilang tertua, di antara motif-motif lainnya.
Gajah Oling diyakini sebagai motif batik Banyuwangi yang asli dan tertua. Motif ini memiliki ciri khas bentuk seperti tanda tanya yang menyerupai belalai gajah. Pendapat lain menyebut bentuk motif Gajah Oling menyerupai seekor uling atau belut. Motif Gajah Oling dilatarbelakangi oleh sifat heroisme masyarakat Blambangan (cikal bakal Banyuwangi) untuk tidak terjajah oleh Mataram ataupun Bali. Oleh karenanya, motif Gajah Oling berbeda dengan batik Yogyakarta dan Solo (dahulu Mataram) dan Bali.
Batik Banyuwangi pemaknaan corak Gajah Oling berkaitan dengan karakter masyarakat Banyuwangi yang bersifat religius. Karena itulah Gajah yang merupakan hewan bertubuh besar berarti maha besar, sedangkan Uling adalah eling atau dalam bahasa Indonesia berarti ingat.
Secara keseluruhan Gajah Oling bermakna untuk selalu mengingat kemahabesaran Sang Pencipta yang menjadi dasar dari perjalanan hidup masyarakat Banyuwangi. Sementara budayawan Banyuwangi, Aekanu Hariyono, mengatakan Gajah Oling layaknya perputaran hidup manusia.
Pada penggambarannya di kain batik, biasanya terdapat motif lain yang mendampingi keberadaan motif Gajah Oling, yakni motif daun milem, bunga melati, dan manggar. Menurut Susiyati, batik produksinya terkadang mengkreasikan Gajah Oling dengan motif lain. “Namanya batik kreasi. Jadi hasil desain saya sendiri dari motif-motif yang sudah ada sebelumnya seperti Gajah Oling, Kangkung Setingkes, dan lainnya,” tutur Susiyati. Susiyati menambahkan, apapun batik kreasi yang ia produksi, motif Gajah Oling akan selalu ada.
Hingga saat ini, sedikitnya ada 22 motif batik Banyuwangi yang tersimpan di Museum Budaya Banyuwangi, di antaranya: Gajah Oling, Kangkung Setingkes, Paras Gempal, Kopi Pecah, Sekar Jagad, Alas Kobong, Gedekan, Ukel, Moto Pitik, Sembruk Cacing, Blarak Semplah, Gringsing, Semanggian, Garuda, Cendrawasih, Latar Putih, Sisik Papak, Maspun, Galaran, Dilem Semplah, serta Joloan dan Kawung. Jumlah ini belum termasuk dengan motif-motif batik lain yang belum diberi nama.
Source https://kumparan.com https://kumparan.com/@kumparantravel/mengenal-gajah-oling-motif-tertua-batik-banyuwangi
Comments
Loading...