Kerajinan Batik Motif Hasil Bumi Di Nganjuk

0 338

Kerajinan Batik Motif Hasil Bumi Di Nganjuk

Untuk mengenalkan hasil bumi Kabupaten Nganjuk, pengrajin batik lokal mengembangkan motif hasil bumi daerah dalam karyanya. Meski baru berjalan sekitar 3 tahun, kini batik khas Nganjuk dengan motif utama bawang merah dan pertanian sudah banyak diminati di berbagai kota se-Jawa Timur.

Selain untuk memasarkan kekayaan daerah, pengrajin juga berhasil memberi lapangan pekerjaan bagi ibu-ibu di sekitar rumahnya guna mengembangkan batik khas Nganjuk. Dengan pembinaan yang diberikan oleh Edi Mulyanto, kini warga Desa Sumberkepuh Kecamatan Tanjunganom bisa mengkreasikan ide kreatifnya melalui karya batik, sekaligus memberi pundi-pundi penghasilan.

Pantauan di lokasi, terlihat para pengrajin batik melukis motif-motif unik dan menarik pada kain yang sudah disediakan. Motif utama yang dikembangkan di sini merupakan hasil bumi Kabupaten Nganjuk, yakni bawang merah dan hasil pertanian lainnya.

“Sebab bawang merah merupakan ikon Kota Anjuk Ladang. Untuk memperindah hasilnya, mereka (pengrajin) menambahkan lukisan hewan-hewan,” ujar Edi Mulyanto, pengrajin batik.

Setelah melukis motif yang diinginkan, mereka kemudian mewarnai kain yang sudah penuh dengan lukisan batik tersebut. Selain itu, ibu-ibu juga merapikan gambar-gambar yang sudah dilukis sebelumnya. “Setelah selesai, kain itu selanjutnya dijemur di tempat yang sudah disediakan,” imbuh Edi.

Edi mengatakan, usaha ini sudah dijalaninya sejak April 2015 lalu. Dengan merekrut ibu-ibu tetangga sekitar, dia mampu mempertahankan usaha rumahan yang dirintis. Bahkan, kini batik bermotif khas bawang merah sudah berhasil dipasarkan ke luar daerah, khususnya di kawasan Jawa Timur.

“Selain membuka usaha bagi saya dan tetangga, saya juga ingin memasarkan kekayaan lokal khas Nganjuk, yakni bawang merah. Sehingga, saya menjadikan bawang merah sebagai motif utama dalam produk batik miliknya,” pungkas Edi.

Source https://koranmemo.com/ https://koranmemo.com/uniknya-batik-zaman-now-perkenalkan-hasil-bumi-melalui-motif/
Comments
Loading...