Kerajinan Batik Motif Kembang Suweg Khas Kendal

0 408

Kerajinan Batik Motif Kembang Suweg Khas Kendal

Batik Weleri merupakan khasanah baru dalam dunia perbatikan Nusantara. Batik ini didesain oleh owner batik Shuniyya, yaitu Shuniyya Ruhama Habiballah dengan motif utama kembang suweg.

Kembang suweg merupakan bunga yang menyerupai bunga bangkai tapi lebih kecil. Bunga ini tumbuh di pegunungan di Kecamatan Weleri dan sekitarnya yang merupakan kelanjutan dari Hutan Roban yang sangat legendaris tersebut. Kembang suweg hanya tumbuh sekali saja di akhir musim kemarau menjelang musim penghujan. Karena baunya yang kurang sedap dan tidak diketahui manfaatnya, oleh penduduk lokal, bunga ini seringkali dimusnahkan dengan cara ditebang dan dionggokkan begitu saja ditempatnya. Padahal mengandung potensi yang sangat besar sebagai khasanah bangsa Indonesia.

Inilah yang meninspirasi Shuniyya Ruhama Habiballah untuk mengangkat Kembang Suweg dalam motif batik. Kembang tersebut, merupakan bunga yang sesungguhnya sangat indah, unik dan khas. Memang jika sedang mekar, dari jauh baunya sangat menyengat. namun,bila didekati, bunga itu sama sekali tidak berbau. Justru kita akan menyaksikan keindahan mahakarya Sang Pencipta yang luar biasa.

Filosofi motif ini ialah “dont judge a book by its cover”, jangan menilai sesuatu hanya dari kulit luarnya saja. Atau tak kenal maka tak sayang.

Batik ini juga memiliki kekhasan yang tidak dimiliki oleh batik yang lain, yakni pinggiran/ batas wironnya: Ujung lidah api bermakna “Dian nan tak kunjung padam”, atau semangat yang senantiasa menyala-nyala, Gambar hati, menunjukkan gambaran cinta dan kasih sayang, Gambar elips dengan isen titik-titik tak terbatas dan juga belah ketupat dengan panah ke atas dan ke bawah bermakna hubungan transendental antara hamba dengan TuhanNya yang tidak terbatas dan tidak bisa diselusuri jejak-jejaknya dengan ranah mahkamah akal manusia yang maha terbatas.

Jadi diharapkan, pemakai batik ini menjadi insan yang memiliki semangat yang menyala-nyala, senantiasa menebarkan cinta, kasih dan kedamaian untuk sesamanya, juga menjalin hubungan yang harmonis dengan Tuahan Yang Maha Kuasa.

Ciri khas lain yang unik dari Batik ini ialah pewarnaan dasar yang dicelup dua kali. Pewarnaan pertama dengan celupan yang sangat muda/ pastel. setelah itu, kain diberi zat semi perintang warna untuk membatasi masuknya warna ke warna celupan pertama. Setelah itu dicelup dngan warna yang lebih cerah. Cara ini meninggalkan gradasi warna yang unik, bercak-bercak, tapi eksotik. Oleh penciptanya, yakni Bapak Asrofi, disebutkan sebagai “Wulu Kucng” atau bulu kucing karena jika dilihat sepintas sangat mirip dengan bulu kucing.

Batik ini hanya dimiliki oelah batik Shuniyya, dan tidak diproduksi oleh pengrajin lainnya dimanapun. Oleh karena itu segera miliki kain tersebut sebagai wujud kecintaan terhadap khasanah budaya Nusantara.

Source https://batikshuniyya.wordpress.com https://batikshuniyya.wordpress.com/batik-weleri-khas-kab-kendal-design-batik-shuniyya/
Comments
Loading...