Kerajinan Batik Motif Kue Apem Di Klaten

0 107

Kerajinan Batik Motif Kue Apem Di Klaten

Kerajinan batik tulis Desa Kebon Kecamatan Bayat memiliki keunikan tersendiri dibanding batik daerah lainnya. Batik tulis Kebon lebih banyak menerapkan motif nuansa tumbuh-tumbuhan.

Usut punya usut, motif tersebut terinspirasi dari lingkungan sekitar para perajin. Ketua Kelompok Perajin Batik Kebon, Suminah, mengemukakan, motif dedaunan sengaja dikembangkan sebagai ciri khas batik Kebon karena lingkungan yang masih asri dan terdapat banyak tanaman.

Tema batik disini memang kearifan lokal, idenya dari tanaman di pekarangan sekitar rumah. Ada daun singkong, pepaya, nangka, mangga, dan lainnya. Semua daun bisa dikembangkan jadi motif batik. Makanya untuk batik dari sini dinamakan batik Kebon Indah,” kata Suminah.

Batik Motif Kue Apem

Kue Apem merupakan salah satu kuliner khas Klaten yang juga dijadikan sebagai motif batik dari daerah Klaten itu sendiri. Keunikan dari kue apem dijadikan sebagai motif batik karena ada suatu tradisi sebaran apem yang dilakukan ketika bulan Sapar pada kalender Jawa. Pada saat itu, ribuan masyarakat akan berebut berton – ton apem yang disebar di kompleks makam Ki Ageng Gribig, Jatinom. Dari keunikan itulah sejumlah wanita di Desa Kebon, Kecamatan Bayat, Klaten memperkenalkan batik dengan motif kue apem sebagai salah satu motif baru yang menggunakan pewarna alam. Bahan pewarna yang di gunakan berasal dari rendaman daun tom (tarum) yang menghasilkan warna biru indigo. Dengan bentuk bulat layaknya kue apem, tetapi dipadukan dengan motif ceplok telur. Selain menggunakan bahan daun tom, pewarnaan, juga bisa menggunakan rendaman daun mangga, buah ceri atau talok, maupun buah ketepeng.

Source https://infobatik.id https://infobatik.id/817-2/
Comments
Loading...