Kerajinan Batik Motif Legenda Kampung Di Magelang

0 163

Kerajinan Batik Motif Legenda Kampung Di Magelang

Batik Magelang ternyata cukup unik karena motifnya mengangkat legenda kampung di Magelang. Penggagas awal, Kelik Subarjo mengatakan pada tahun 2010 Batik Magelang diciptakan. Ide pembuatannya, lantaran Magelang tidak memiliki keunikan soal batik. Padahal, di beberapa daerah, batik sudah menjadi ciri khasnya.

Kelik pun dan beberapa rekannya yang konsen pada batik mulai menciptakan ide untuk motifnya. Akhirnya dipilihlah nama-nama kampung yang terbesar di 17 kelurahan di Kota Magelang. “Kampung yang dipilih sebagai motif adalah yang memiliki legenda atau riwayat unik,” kata Kelik.

Ada beberapa kampung yang dipilih seperti Gelangan, Bayeman, Mirikerep, Mantiasih, Kebonpolo, Watertoren, dan Patenjurang. Ia mencontohkan Kampung Bayeman dengan Motif Gambar Daun Bayam, atau Watertoren dengan Motif Gambar Saluran Air Belanda.

Sampai saat ini sudah ada 40 Motif Batik Magelang. Batik ini terdiri dari batik cap serta tulis. Batik pun sudah dikerjakan oleh delapan Kelompok Usaha Bersama yang terdiri dari ibu rumah tangga, remaja putus sekolah, serta bapak-bapak. Harga yang ditawarkan sangat bervariatif mulai Rp.200rb untuk Batik Cap dan Rp. 300rb untuk Batik Tulis. Koko Sisminarko, penggagas batik Magelang yang konsen ke batik tulis menambahkan batik Magelang masih terkendala pemasaran. Saat ini batik Magelang masih dalam tahap mencari pasar. Pasar sendiri hingga saat ini masih dalam lingkup masyarakat Magelang dan beberapa kota besar seperti Jakarta dan Semarang. Pengembangan batik Magelang juga terkendala sumber daya manusia. Hingga saat ini pun Koko masih terus menggaet masyarakat untuk bisa turut memproduksi batik Magelang.

Source https://infobatik.id/batik-magelang-usung-motif-legenda-kampung/ https://infobatik.id/batik-magelang-usung-motif-legenda-kampung/
Comments
Loading...