Kerajinan Batik Motif Meru Di Sukoharjo

0 150

Kerajinan Batik Motif Meru Di Sukoharjo

Kehadiran pewarna alami semakin menjadi pilihan masyarakat dalam proses pembuatan batik. Ini terlihat jelas dari meningkatnya permintaan pewarna alami UNS Ecody. Pewarna hasil riset Prof Dr Suyitno dan beberapa rekan dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo ini dikembangkan bersama CV Indigo Biru Baru di Bulu Kecamatan Tawangsari Sukoharjo.

Selain memproduksi batik dan kain, Indigo juga membuat bahan-bahan pewarna alami yang ramah lingjungan. Pewarna alami didapat dari tumbuh-tumbuhan, salah satunya Indigofera tinctoria yang menghasilkan warna biru. Semula Indigofera hanya ditanam di lahan seluas 2,5 hektar yang terpencar di Sukoharjo.

“Sekarang lahan yang ditanami sudah semakin luas mencapai 20 hektar. Selain di Sukoharjo juga ditanam petani di daerah Sine Ngawi Jawa Timur,” jelas Riyanti Puji Astuti.

Batik Motif Meru

Kata meru berasal dari Gunung Mahameru. Gunung ini dianggap sebagai tempat tinggal singgasana bagi Tri Murti, yaitu Sang Hyang Wisnu, Sang Hyang Brahma, Sang Hyang Siwa. Tri Murti ini dilambangkan sebagai sumber kebahagiaan hidup di dunia. Oleh karena iyu, meru digunakan sebagai motif batik agar si pemakai selalu mendapatkan kemakmuran dan kebahagiaan.

Source http://modelbajubatikid.com http://modelbajubatikid.com/filosofi-batik/
Comments
Loading...