Kerajinan Batik Motif Pagi Sore Di Demak

0 181

Kerajinan Batik Motif Pagi Sore Di Demak

Belajar dari usaha dagang batik yang dirintis ibunya, perajin batik Sri Setyani yang ditemui di Kelurahan Mangunjiwan, Demak Kota, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, berharap memindahkan kekayaan alam dan sejarah Demak atau dikenal motif Demakan ke dalam karya setiap kain batiknya. Dengan demikian, tidak hanya penggemar batik, tetapi juga orang lain semakin tahu soal Demak.

Sri Setyani mengatakan, sudah puluhan tahun dia membantu ibunya berjualan batik. Batik itu diambil dari Pekalongan dan Solo. Motif batik yang ada jarang sekali yang bermotif kekayaan alam. Kalau toh ada, batik dengan motif itu terbatas. Padahal, banyak pembeli menginginkan ada batik khas daerah tertentu. Belajar dari itu, Sri Setyani berpikir, pola batik klasik seperti Sidomukti atau Parangbarong sesungguhnya dapat lebih diperkaya dengan motif buah-buahan atau lambang dominan pertanian maupun kekayaan laut.

Kerajinan batiknya tumbuh tahun 2009 seiring dengan gairah daerah mendorong kerajinan batik lokal. Motif-motif batik Sri Setyani sederhana, tidak jauh dari kekayaan alam di sekitarnya. Perpaduan motif jambu, belimbing, serta motif hiasan Masjid Agung yang ditorehkan di selembar kain katun ternyata banyak peminatnya.

Batik Motif Pagi Sore

Motif belimbing dan jambu merupakan buah yang menjadi ciri khas dari kota Demak bahkan sebagi ikon Demak. Keberadaan buah belimbing yang populer sejak zaman Sunan Kalijaga dengan tembang Ilir-ilirnya. Terdapat juga Batik pesisir Kabupaten Demak mengangkat kombinasi ceplok bunga dan sulur-sulur. Ideal untuk dikenakan sehari-hari karena hanya dengan membalik lembaran kain, dapat diperoleh dua gaya, satu untuk pagi satunya lagi untuk sore. Kain bermotif pagi-sore disiasati untuk memiliki motif latar, motif tepi, warna dan isi yang bernuansa ganda agar dalam satu hari dapat dua kali diapakai dengan tampilan berbeda.

Source https://fitinline.com https://fitinline.com/article/read/batik-demak/
Comments
Loading...