Kerajinan Batik Motif Parang Curigo Kesit Di Solo

0 149

Kerajinan Batik Motif Parang Curigo Kesit Di Solo

Kampung Batik Laweyan merupakan salah satu sentra batik yang ada di kota Solo. Laweyan merupakan salah satu kampung tua di kota Solo, drug yang kini juga menjadi nama kelurahan dan Kecamatan di kota Solo. Kampung ini sudah ada sejak abad ke-14 pada jaman kerajaan Pajang. Laweyan berasal dari kata Lawe yang berarti benang dari kapas yang dipintal, purchase karena pada jaman itu tempat tersebut merupakan sentra pembuatan kain. Hingga saat ini Laweyan terkenal menjadi sentra batik dan kain terutama di kota Solo dengan salah satu perajinnya Bu Sulastri.

Memasuki kampung Laweyan seakan memasuki kota lama dengan pemandangan arsitektur lama yang masih kokoh berdiri. Banyak rumah-rumah di Laweyan yang dibangun dengan sentuhan arsitektur Eropa yang megah dan kokoh. Rumah-rumah tersebut merupakan kediaman para saudagar batik pada jaman dahulu. Kekayaan mereka bahkan melampaui para bangsawan, sehingga tidak heran mereka bisa membangun istana mereka sendiri.

Batik Motif Parang Curigo Kesit

Motif parang curigo kesit, merupakan salah satu pengembangan dari motif parang rusak yang memiliki motif geometris tertata dan berurutan secara berulang. Motif parang curigo kesit ini memiliki ornamen menyerupai bentuk keris dan diberikan tambahan motif segi empat yang melintang sejajar dengan ornamen keris tersebut. Parang curigo kesit sendiri merupakan motif yang paling feminim diantara motif parang lainnya. Menjadi sebuah lambang kesetiaan bagi permaisuri pada zaman dahulu.

Source https://infobatik.id/batik-solo-motif-batik-parang-curigo-kesit-kembang/ https://infobatik.id/batik-solo-motif-batik-parang-curigo-kesit-kembang/
Comments
Loading...