Kerajinan Batik Motif Rejeng Carica Di Wonosobo

0 177

Kerajinan Batik Motif Rejeng Carica Di Wonosobo

Tepatnya di Desa Talunombo Kec. Sapuran dan Kelurahan Kertek Kecamatan Kertek yang menjadi tempat sentra batik khas Wonosobo. Batik kreasi asli Wonosobo dengan tema motif yang menggambarkan atmosfir dari kabupaten Wonosobo seperti carica dan purwaceng. Diharapkan dengan membuat motif dari tumbuhan khas daerah pegunungan Dieng itu, bisa membuat batik carica Talunombo dikenal oleh masyarakat Indonesia maupun mancanegara.
Motif Batik carica dan purwaceng awalnya dikembangkan oleh Karang Taruna Desa Talunombo Kecamatan Sapuran, Wonosobo. Mereka berharap batik yang dibuat ini nantinya akan dikenal seperti batik Pekalongan, Solo, dan Yogyakarta yang merupakan cikal bakal batik Indonesia. Motif ini mulai dirintis pada tahun 2008, ide perintisan tersebut bermula dari kegiatan Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS). Pada waktu itu, salah satu warga mengikuti lomba dan membuat kerajinan batik. Lantaran di desa Talunombo termasuk kerajinan baru dan hasilnya bagus, kerajinan batik tersebut mendapatkan juara pertama. Hingga akhirnya warga lain pun ingin membuat kerajinan batik sejenis pula. Hasilnya, hanya dengan latihan singkat di Purworejo, beberapa warga sudah mulai mahir membatik.

Batik Motif Rejeng Carica

Motif Rejeng bentuk pokoknya sama seperti motif parang tidak ada perubahan yang terlalu menonjol. Motif tersusun dari unsur garis yang teratur dan arahnya diagonal, secara keseluruhan bentuk motifnya geometris. Diantara deretan motif parang di bagian tengah biasanya ditambah bentuk belah ketupat kecil, tapi pada Rejeng Carica bagian tengah tersebut dikosongi. Ukuran rejeng dengan panjang 18 cm dan tinggi 4,5 cm.

Source https://www.wonosobozone.com https://www.wonosobozone.com/wonosobo-juga-punya-batik/
Comments
Loading...